Selamat dari Tsunami, Warga Jakarta Ini Bantu Penduduk Mengungsi

Penulis -

Minggu, 23 Desember 2018 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANYER, PROKABAR — Tak terbayang oleh Nina Anggraini, ibu dua anak ini akan bertemu tsunami saat liburannya bersama keluarga di Pantai Lepas, kawasan Anyer Banten, Sabtu (22/12) tadi malam.

Dari Jakarta mereka datang dengan 9 orang. Bersama dua kepala keluarga, lengkap 3 balita, Nina mengubur seluruh agenda liburan yang telah tersusun rapih. Ia menjadi saksi peristiwa fenomena alam peraduan bulan purnama dan erupsi Anak Gunung Karakatau.

Malam itu memang malam yang sama seperti biasanya. Tenang dan dingin. Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 Wib suasana berubah mencekam. Nina menyaksikan Villa Mutiara Carita Cottages tempatnya bermalam telah terbenam setinggi pinggang orang dewasa. Semua tamu villa panik.

Penampakan anak gunung krakatau pukul 17.30 WIB yang batuk batuk karena erupsi ikut terdokumentasi dalam susana liburannya bersama anak anak.

Tak pelak, mereka langsung evakuasi dengan kendaraan masing masing. Di jalanan banyak ditemui warga sekitar berduyun-duyun dalam gelap.
Dengan sigap, ia ikut menolong warga. Empat orang berhasil diangkutnya, begitupun di mobil adiknya. Baginya menyelamatkan diri dan orang lain sama pentingnya.

Bagi dia ini pengalaman pertama yang menggetarkan. Menurut Nina, jika telat pergi tak tahu apa yang akan terjadi. Sepanjang jalan ia menyaksikan ribuan orang bergerak menjauhi pantai.
“Sungguh kaget. Ini sangat cepat sekali, tiba-tiba ada tsunami padahal tak ada gempa,” ungkapnya kepada Prokabar.

Alumni SMA 112 Jakarta Barat ini juga sempat merekam perjalanan evakuasi selama beberapa menit di Jalan Raya Caringin.
Jalan kecil beton itu penuh oleh pejalan kaki. Tua muda, anak-anak dengan baju tidur seadanya. Kendaraan kecil semua jenis melaju lambat. Sebuah pickup penuh orang bergerak di antara pejalan kaki.

Malam itu hempasan air laut telah menerjang tanpa ampun. Ribuan orang dengan panik menjauh, setelah berada jauh dari pantai mereka berjalan lambat.

Nina bersama suami dan kedua anaknya saat berlibur di pantai

Di Instagram ia mempostingkan detik demi detik pelariannya menjauh dari pantai.
“Ini Jalan Raya Jiput Caringin, pukul 21.59, gue terjebak sekitar satu jam an. Untung bisa cepet keluar dari Villa Mutiara Carita Cottage. Soalnya selang 2 menit aja dah terbenam sepinggang orang dewasa,” tuturnya pada Prokabar.com

Nina mengaku tak ada firasat apapun, namun saat mengabadikan foto anak anaknya di pantai carita sekitar pukul 17.30 WIB, ia memang melihat penampakan Anak Gunung Krakatau yang sedang batuk batuk. “Alhamdullilah semua selamat. Meski HP hilang saat evakuasi kepanikan terjadi, tapi semuanya lengkap,” ucapnya bersyukur bisa selamat dari amukan air laut Selat Sunda itu. (ina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB