Payakumbuh, Prokabar – Teka teki kematian Asmon alias Jhon (46), petugas warung internet di Warnet 34 Champ, Bunian, Payakumbuh Utara mulai terjawab.
Polisi menemukan sejumlah fakta mengejutkan. “Korban diduga meninggal dunia, setelah urat nadinya putus oleh serpihan kaca,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Endrastyawan Setyowibowo, Rabu (28/11) malam.
Kapolres dan Kapolsekta Payakumbuh Komisaris Polisi Suryanegara menduga, korban melakukan aksi bunuh diri dengan cara mengiris tangannya sendiri.
“Kami masih melakukan pendalaman. Dugaan sementara, menguatkan jika korban bunuh diri,” kata Kapolsekta. Polisi yang melakukan olah TKP sudah mengamankan alat bukti serpihan kaca itu.
Sebelumnya dikabarkan, Kota Payakumbuh gempar oleh penemuan mayat di dalam bak mandi.
Jhon tewas dalam bak mandi, di Warnet merek “34 Champ” yang terletak di Kelurahan Bunian, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.
Kasus kematian Jhon ini, diketahui pertama kali oleh Ziko, juragan warnet “34 Champ”. Ziko yang sore itu berniat pergi ke warnetnya, merasa curiga jika di dalam warnet tidak ada Jhon.
“Ziko sempat memanggil mamggil korban, tapi tidak disahut. Kemudian, Ziko masuk kamae mandi. Dia kaget, Jhon berlumuran darah di dalam bak mandi,” kata Kapolsekta Payakumbuh Kompol A Suryanegara. (vbm)
















