Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 17 isteri bupati dan walikota yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah kunjungi kerajinan tenun songket Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.
Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin menyebutkan kunjungan dalam rangka peningkatan kelembagaan Dekranasda Provinsi Jawa Tengah ke Provinsi Sumatera Barat.
Nawal Arafah Yasin juga mengatakan Provinsi Jawa Tengah juga memiliki kerajinan unggulan seperti Batik Pekalongan, Solo dan Banyumas. Di Jawa Tengah juga terdapat 10 kabupaten dan kota yang memiliki industri tenun dengan 766 unit usaha dan menyerap tenaga kerja sebanyak 14.751 orang. Sementara untuk batik hampir merata di 35 kabupaten/kota dengan 1.611 unit usaha dan tenaga kerja 11.336 orang
“Diantara batik ini tentunya juga memiliki filosofi tersendiri, pola batik pun berbeda, seperti batik yang saya pakai saat ini menggunakan pola Banyumas, “ucapnya.
Menurut Nawal Arafah Yasin tenun Minang sudah sangat terkenal, terutama songket Pandai Sikek yang luar biasa, mulai dari corak, motif dan kerapian.
“Pengerjaan yang masih tradisional, asli buatan tangan, harga juga terjangkau, untuk itu kunjungan ini juga sebagai bentuk sharing berbagi ilmu dan informasi bagaimana tenun songket pandai sikek bisa eksis dan juga adanya kaderisasi sehingga tenun songket ada sepanjang masa,” pungkasnya.
Sementara itu, Emi Irdinansyah Tarmizi menyebutkan jika tenunan Pandai Sikek, diwariskan secara turun temurun dari leluhur.
“untuk bisa menenun, pelajar kelas 4 SD sudah diajarkan oleh orang tuanya, dan sudah bisa membuat selendang,” katanya.
Selain mengenalkan tenun, Emi Irdinansyah Tarmizi juga menyampaikan potensi wisata yang dimiliki Tanah Datar pada rombongan.(eym)
















