Hakim Lembut Itu Jadi Korban Lion yang Jatuh di Laut

Penulis -

Senin, 29 Oktober 2018 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Hakim wanita Hasnawati yang bertugas di Pengadilan Tinggi Pangkal Pinang, jadi korban jatuhnya Lion Air di Tanjung Karawang, Senin pagi.

Saat bertugas di Padang, ia anggota majelis hakim yang menyidangkan kasus korupsi berjemaah DPRD Sumbar. Alumni FH UA itu, dikenal berbahasa yang baik, santun, tenang dan berisi.

Kabar ia menjadi korban musibah Lion tersebut diketahui setelah maskapai itu merilis nama-nama penumpang siang harinya.

Kabar dari Pangkal Pinang menyebut, sanak saudara dan teman kerja sejak pagi sudah berada di bandara kota itu. Mereka menunggu berita dari tangan pertama.

Tanda pengenal Hasnawati yang ditemukan tim SAR

Sebelumnya Hasnawati pernah bertugas menjadi hakim di Pengadilan Negeri Padang.
Beberapa kasus korupsi sering ditangani perempuan bertubuh mungil itu. Termasuk kasus dugaan korupsi DPRD Sumbar atau yang dikenal korupsi berjamaah. Hasnawati termasuk dalam jajaran majelis hakim yang kala itu sebagai hakim anggota.
“Di kalangan para praktisi hukum, ibu itu terkenal pintar, detail dan teliti” kata Pengacara Yul Ahyari Sastra pada prokabar.com, Senin (29/10) malam. Selain itu keibuan dan peduli akan sesama.

“Kita berdoa untuk beliau, hakim yang lembut itu, semoga Uni Has mendapat kebaikan,” katanya.
“Beliau lembut dan punya antensi yang kuat pada alumni Fakultas Hukum Unand,” kata praktisi hukum dan juga pengurus alumni FHUA, Oktavianus Rizwa.

Hasnawati merupakan alumni Fakultas Hukum Unand 1981. Dia satu dari 3 hakim yang hilang dalam kecelakan pesawat Lion JT 610 rute Cengkareng-Pangkalpinang. Jumlah ke 3 hakim itu disampaikan Kemenkumham siang tadi. (ina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB