Lokasi Bencana Jadi Objek Wisata Dadakan

Penulis -

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Pasca bencana banjir bandang yang melanda Kenagarian Tanjung Bonai Lintau Utara, membuat kawasan tersebut mendadak ramai disambangi warga.

Dari pantauan prokabar.com, warga berduyun-duyun untuk melihat kondisi jorong Labuah Batu, yang porak poranda dihantam air bah disertai kayu-kayu berukuran besar.

Di lokasi bencana warga berramai ramai mengeluarkan ponsel mereka untuk mendokumentasikan bencana yang terjadi.

Lokasi bencana banjir bandang-pun kini menjadi objek wisata dadakan bagi masyarakat. Hal inipun membuat pihak BPBD kewalahan mengatur masyarakat untuk tidak beramai ramai kelokasi bencana dengan menghimbau melalui pengeras suara.

“Padahal, saat ini sangat dibutuhkan tenaga untuk membersihkan material lumpur, sementara masyarakat malah berduyun duyun datang kesini,” ujar salah seorang warga

Kondisi saat ini di lokasi kejadian, hujan masih mengguyur kawasan Lintau 9 koto dengan intesitas ringan. Untuk itu, warga dihimbau untuk tidak mndatangi lokasi bencana, demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, Banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Tanah Datar sejak kamis sore. Selain menelan korban jiwa, Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB tersebut juga menyebakan 3 korban jiwa, merusak 1 unit jembatan, dan 6 unit rumah.

Sampai saat ini, tim penyelemat dari BPBD, TNI dan Polri masih melakukan evakuasi dan pencarian terhadap warga yang yang masih dinyatakan hilang. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB