Padang, Prokabar – Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Sumatera Barat stabil.
Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Rudi Ariffianto melalui siaran pers mengatakan pasokan premium rata-rata lebih dari 1.100 kiloliter setiap harinya.
“Tidak benar ada pengurangan pasokan premium untuk wilayah Sumbar karena semua berjalan normal,” katanya, Senin (10/9).
Menurut dia jumlah pasokan premium untuk wilayah Sumatera Barat termasuk tinggi dibanding provinsi lain di Indonesia. Komposisi gasoline untuk Sumbar mencapai 64 persen.
Dirinya berharap penggunaan bahan bakar jenis gasoline ini tepat sasaran untuk kendaraan umum atau kendaraan roda dua.
Meskipun sampai dengan saat ini belum ada peraturan yang membatasi pembelian bahan bakar premium.
“Kendaraan pribadi tentu sangat diharapkan untuk bisa menggunakan bahan bakar khusus sesuai dengan spesifikasinya,” katanya.
Ia mengakui dalam beberapa waktu terakhir ada isu hoaks yang berhembus tentang perubahan harga bahan bakar.
“Hal ini membuat masyarakat panik dan membeli bahan bakar secara mendadak sebagai bentuk kepanikan,” katanya.
Dari pantauan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang terlihat antrean mobil untuk mendapatkan bahan bakar premium.
Namun untuk jalur pengisian sepeda motor hanya beberapa SPBU yang menyediakan premium, pada umumnya jalur tersebut hanya menyediakan jenis pertalite dan pertamax.
Menyikapi hal ini, Rudi mengatakan akan menindaklanjuti temuan ini di SPBU yang ada di kota tersebut. (*/mbb)
















