Jakarta, Prokabar – Sinetron terbaru SCTV “Wajah Cinta Yang Lain” sukses mencuri perhatian penonton lewat kisah pengkhianatan, balas dendam, dan perjuangan seorang perempuan untuk bangkit dari keterpurukan.
Dibintangi Dinda Kirana, Oka Antara, Andri Mashadi, dan Ibrahim Risyad, para pemain berbagi cerita di balik proses pendalaman karakter dalam sesi wawancara virtual bersama sejumlah awak media.
Dinda Kirana mengaku tertantang karena harus memerankan karakter yang memiliki perjalanan emosi sangat kompleks. Menurutnya, tokoh yang diperankannya mengalami perubahan besar sepanjang cerita sehingga menuntut konsentrasi dan pendalaman karakter yang maksimal.

“Karakter yang saya mainkan benar-benar penuh emosi. Penonton akan melihat bagaimana seseorang bisa berubah setelah mengalami pengkhianatan dan berbagai peristiwa yang mengubah hidupnya. Itu menjadi tantangan yang sangat menarik sebagai seorang aktris,” ungkap Dinda.
Andri Mashadi menjelaskan bahwa karakter Bima yang diperankannya bukan sekadar sosok antagonis. Ia melihat Bima sebagai pria yang terus mencari pengakuan atas dirinya hingga akhirnya mengambil keputusan-keputusan yang keliru.
“Bima adalah karakter yang punya banyak lapisan. Dia ingin membuktikan dirinya sebagai laki-laki yang berhasil, tetapi cara yang ditempuh justru membawa banyak konflik. Itu yang membuat karakter ini menarik untuk dimainkan,” ujar Andri.
Berbeda lagi dengan Oka Antara, yang mengaku menikmati proses membangun chemistry dengan seluruh pemain. Menurutnya, kekuatan utama “Wajah Cinta Yang Lain” bukan hanya terletak pada alur cerita yang penuh kejutan, tetapi juga hubungan antarkarakter yang berkembang di setiap episode.
“Semua pemain memberikan energi yang luar biasa di lokasi syuting. Ceritanya terus berkembang dan banyak plot twist yang membuat kami sebagai pemain juga ikut penasaran dengan kelanjutan kisahnya,” kata Oka.
Sedangkan Ibrahim Risyad mengungkapkan bahwa dirinya berusaha menghadirkan karakter yang terasa nyata di mata penonton. Ia berharap penampilannya dapat memberikan warna berbeda dalam konflik yang terus berkembang sepanjang cerita.
“Saya mencoba memahami setiap motivasi karakter sehingga penonton bisa ikut merasakan apa yang dialami tokoh tersebut. Semoga kehadiran karakter saya bisa menjadi bagian penting dari perjalanan cerita,” tutur Ibrahim.
Dengan jajaran pemain yang kuat dan konflik yang terus berkembang, “Wajah Cinta Yang Lain” menghadirkan drama emosional yang dipenuhi pengkhianatan, rahasia masa lalu, hingga perjuangan mencari keadilan. (beb)
















