Lubukbasung, Prokabar.com – Puluhan murid beserta orang tua mengalami keracunan makanan setelah menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BUMNag Bersama Lubuk Basung, di bawah naungan Yayasan Peduli Karakter Anak Bangsa (YPKAB), Rabu (1/10/2025).
Berdasarkan data terbaru malam ini, sudah menelan 56 orang menjadi korban, terdiri dari murid SD, TK/PAUD, guru beserta orang tua murid dari beberapa sekolah. Mereka mengeluhkan pusing, mual, muntah, diare, hingga demam setelah mengonsumsi nasi goreng tersebut.
Korban kemudian dirawat di beberapa fasilitas kesehatan seperti RSUD Lubuk Basung, Puskesmas Manggopoh dan di Rumah Sakit Rizki Bunda.
Pihak medis menyebut gejala pada korban akibat keracunan makanan. Saat ini, sampel makanan dalam proses periksa untuk memastikan penyebab pastinya.
Kasus ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG di Agam, khususnya terkait pengawasan kualitas makanan yang disajikan kepada anak sekolah.
Berdasarkan pantauan Prokabar.com, kejadian itu langsung mendapat respon cepat dari Jajaran Pemerintah Kabupaten Agam. Mulai dari Sekdakab Agam, Muhammad Lutfi bersama Kepala Kesbangpol Agam, Bambang Warsito beserta jajaran. Tidak luput sejumlah wartawan yang melakukan peliputan.
Bupati Agam, Beni Warlis pun bergerak cepat melihat langsung korban terdampak keracunan makanan, akibat dugaan Nasi Goreng MBG tersebut. (rud)
















