Ampek Koto, Prokabar.com – Hulu Sungai Ngarai Sianok terletak di Jorong Pahambek, Nagari Koto Panjang, Kecamatan Ampek Koto mengalami penyumbatan akibat tebing longsor menutup aliran sungai. Kondisi itu berdampak buruk terhadap naiknya debet air dan mengancam terjadinya banjir Bandang.
Kabid KL BPBD Agam, Ichwan Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi sejak Senin (15/9) lalu. Namun saat ini masih fokus pencarian warga tenggelam di Danau Maninjau dan penyaluran air bersih di Canduang dan Ampek Angkek, sehingga laporan baru bisa terealisasi Selasa kemaren (16/9).
“Kejadian sekitar hari Senin (15/9) sekitar pukul 16.30 WIB. Sedangkan laporan kita terima dari staf Kecamatan IV Koto pada Senin pukul 20.30 WIB. Longsor di tebing sungai dan materialnya menutup aliran sungai. Hal ini berbahaya jika dibiarkan.” terangnya.
Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah kecamatan dan nagari setempat, PUTR Kabupaten Agam dan SDABK Provinsi Sumatera Barat, pihaknya langsung survei langsung ke lokasi kejadian.
“Setelah melakukan survei ke lokasi bersama tim, untuk penanganan material akan dilaksanakan pada hari Kamis 18 September 2025 bersama tim dari PUTR Kabupaten Agam, BKSDA Sumbar, Pemerintah Kecamatan, Nagari, Jorong dan Masyarakat setempat.” pungkasnya. (rud)
















