Pendokumentasian Warisan Budaya Koto Gadang Melalui Lokakarya Internasional

Penulis -

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koto Gadang, Prokabar.com – Sejumlah pegiat warisan budaya dari dalam dan luar negeri berkolaborasi dalam lokakarya Rural Cultural Landscape of Koto Gadang. Kegiatan ini berlangsung pada 18 sampai 22 Agustus 2025 yang berfokus dalam pendokumentasian budaya dan landskap di Koto Gadang, salah satu desa bersejarah di Sumatera Barat.

Lokakarya ini merupakan kolaborasi antara Kage Sumbar (organisasi lokal Koto Gadang), Pan-Sumatra Network for Herigate Conservation (Pansumnet), Sumatera Heritage Trust, ICOMOS Indonesia, Pusat Dokumentasi Arsitektur Indonesia (PDA), Pasar Papringan (Revitalisasi Desa), Interpretasi Indonesia, Universitas Bung Hatta Padang, IPB University, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, Universitas Sumatera Utara (USU), Community Tourism Development Association of Tainan City Taiwan, Heritage Hands-on Belanda, dan RJdK Architectuur Belanda.

Baca Juga :  BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Hasti Tarekat, narasumber dari Heritage Hands-on Belanda sekaligus inisiator program menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan potensi desa di Koto Gadang.

“Pada lokakarya ini kita punya empat tujuan yang ingin kita capai, yaitu pendokumentasian kultur dan landskap di Koto Gadang, peningkatan kesadaran masyarakat lokal, pemberdayaan pemuda, dan revitalisasi desa,” ucapnya.

Peserta lokakarya berasal dari bearagam lintas disiplin ilmu di antaranya, arsitektur, arsitektur landskap, pariwisata, ekonomi, dan komunikasi. Dengan metode Pemindaian Cepat Historic Urban Landscape (HUL), peserta dibagi dalam tiga kelompok kerja, yaitu warisan budaya benda (tangible), warisan budaya takbenda (intangible) dan pariwisata (tourism), serta lanskap (landscape).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

“Kita berkolaborasi lintas disiplin ilmu sehingga diharapkan dapat menghasilkan laporan terintegrasi yang berisi rekomendasi tentang pengembangan budaya dan landskap Koto Gadang. Laporan ini nantinya dapat menjadi acuan bagi otoritas lokal dan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa ini,” tambah Hasti.

Terletak di kaki Gunung Singgalang dan berdekatan dengan Ngarai Sianok, Koto Gadang menyimpan potensi wisata dan budaya. Di desa ini masih banyak ditemukan rumah bergaya Indische peninggalan kolonial Belanda, kerajinan perak dan sulaman sebagai ciri khas kerajinan Koto Gadang, serta sebagai kampung kelahiran tokoh nasional seperti Agus Salim dan Rohana Kudus. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terdokumentasi dan terpetakan sebagai warisan budaya.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Jurian Andika, Founder Kage Sumbar yang memfasilitasi jalannya kegiatan di Koto Gadang menyampaikan, lokakarya ini dapat menjadi titik awal untuk penyusunan panduan, khususnya bagi pemerintah desa dalam mengembangkan Koto Gadang.

“Harapannya koto gadang bisa dikembangkan secara terkendali berdasarkan prinsip preservasi kawasan pusaka. Koto Gadang tidak diarahkan untuk menjadi kota, melainkan tetap sebagai desa. Modernisasi yang diharapkan bukan dalam bentuk fisik melainkan cara berpikir, maka dari itu rekomendasi dari lokakarya ini sangat diperlukan,” ucap Jurian. (ril/rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Berita Terbaru