Maninjau, Prokabar.com – Kecelakaan tunggal menimpa bus wisata di Kelok 44, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menyebabkan kemacetan panjang, Sabtu (16/8). Bus Wisata berwarna putih plat B 2057 XAQ terpuruk di bibir jalan sebelah kiri jalan dari arah Maninjau menuju Bukittinggi.
Lokasi di kelok 14 itu memiliki kondisi tanjakan dan tikungan tajam. Ditambah lagi bus melintasi jalur itu pada malam hari dengan suasana hujan geminis sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat malam (15/8).
Akibat kejadian itu, akses jalan menjadi terganggu meski masih bisa dilalui dengan satu jalur atau sistem buka tutup dari semalam sampai pagi pukul 08.00 WIB. Namun pada saat proses penyelamatan bus melalui bantuan warga, membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih akses jalan ditutup total.
Kedua roda ban dari sebelah kiri bus wisata itu akhirnya bisa keluar, dan berhasil selamat pada pukul 11.00 WIB. Sementara itu, Jajaran Polsek Tanjung Raya, Jajaran Polsek Matur dan Satlantas Polres Agam dari malam kejadian, hingga proses penyelamatan bus berlangsung, sangat intensif membantu pengaturan lalulintas.
Dari kejadian itu, hendaknya menjadi perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Ada solusi harusnya agar akses jalan Bukittinggi menuju Ibukota Kabupaten Agam dapat aman dan lancar.
Apalagi jalur ini menjadi akses utama dari perjalanan wisata mancanegara dan domestik. Mereka yang hendak dari Bukittinggi menuju Destinasi yang ada di Danau Maninjau dan Pantai Tiku. Berharap tidak terus berulang terjadi kecelakaan lalulintas dan menghantui wisatawan melintasi Kelok 44 ini. Akses jalan yang aman, nyaman, tertip, bersih, dan penuh kenangan indah hendaknya bagi setiap wisatawan. (rud)
















