Lubukbasung, Prokabar.com – Jajaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Provinsi Sumatera Barat berhasil menjebak Harimau Sumatera yang sering berkonflik dengan masyarakat Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.
Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra mengatakan, pihaknya mendapat laporan warga setempat, kembali adanya seekor Harimau terlihat menampakan diri di wilayah tersebut. Hampir beberapa tahun belakangan ini, sudah banyak kasus dan konflik Harimau dengan warga Nagari Tigo Balai ini.
“Harimau kita evakuasi dari Jorong Taruyan Nagari Tigo Balai pada Rabu, 12 Maret 2025. Setelah masuk dalam kandang jebak yang dipasang BKSDA. Harimau berjenis kelamin betina dengan usia empat tahun atau perkiraan remaja dan cacat pada kaki kiri depan. Harimau kita evakuasi ke Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan di Bukittinggi,”

Jajaran BKSDA juga memastikan perawatan kesehatan, terutama kondisinya yang terluka pada kaki kiri depan. “Harimau merupakan satwa dilindungi Undang-undang Konservasi, dan pihak Polisi Hutan itu memastikan satwa tersebut harus aman dan terlindungi. pungkasnya. (rud)
















