4. Makam dan Rumah Baca Abdul Karim Ambrullah (Ayah Hamka).

Di sini kita dapat melihat ilustrasi ketokohan Abdul Karim Ambrullah (Haji Rasul) semasa hidupnya. Sosok penggerak reformis Islam di Indonesia. Pendiri sekolah Islam modren pertama di Indonesia (Sumatera Thawalib). Beliau lahir di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat pada 10 Februari 1879 dan meninggal di Jakarta, 2 Juni 1945 (usia 66 tahun).
Selain makam, juga terdapat puluhan buku, karya Haji Rasul dan Buya Hamka. Pada saat tertentu, wisatawan, peneliti atau perantau berkunjung melihat bukti sejarah ketokohan Abdul Karim Ambrullah tersebut.
5. Masjid Ummil Qura.

Masjid tua ini menjadi saksi bisu sejarah perjuangan kaum padri, serta memiliki tuah dalam tatanan sosial masyarakat. Setiap pengangkatan Imam, Khatib dan Datuak, dianggap sah setelah dilewakan di Masjid Ibu Nagari (Nama lain) ini. Prosesi adat inilah yang makin menarik wisatawan berkunjung untuk mengambil moment dan mengabadikannya melalui video atau foto.

6. Surau Rasuna Said.

Dahulunya, surau ini adalah sebuah rumah. Karena mungkin bisa diperuntukan tempat ibadah, masyarakat akhirnya menjadikan rumah urang tua Hajjah Rangkayo Rasuna Sais ini menjadi surau. Tokoh wanita pejuang ini lahir di Maninjau, Agam Sumbar pada 14 September 1910. Meninggal di Jakarta 2 November 1965 (umur 55 tahun). Dia pejuang kemerdekaan Indonesia sekaligus Pahlawan Nasional. Di kampung halamannya, masyarakat mengabadikan ketokohan beliau dengan mendirikan Surau Rasuna Said.

Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















