7 Fakta Unik Wisata di Kota Pariaman

Penulis -

Minggu, 8 April 2018 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

4. Masjid Raya Pariaman

Masjid Raya Pariaman

Masjid dengan heritage (warisan budaya) masyarakat Pariaman dengan nama sebelumnya Surau Pasa. Masjid ini memiliki struktur dan motif bangunan unik dan mistis, serta menggambarkan arsitektur tempo dulu. Masjid yang diperkirakan berumur 200 tahun atau sudah ada sejak abag ke-19 atau tahun 1882. Didirikan oleh Ulama Syekh Muhammad Djamil Djambek dibantu arsitektur Cina dan Arab dahulunya. Perjuang memakan biaya yang cukup besar dan tenaga pada saat itu.

5. Wisata Muaro Mati

Wisata Muaro Mati

Wisata muaro mati terletak di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Utara. Daerah Talao dengan wilayah lebih kurang empat hektar dipenuhi Mangrove mati. Lokasi dikelilingi danau kecil dan kini malah menjadi destinasi baru di Kota Pariaman. Masyarakat setempat memanfaatkan momen tersebut untuk keuntungan ekonomi. Selain indah, pengunjung selalu ramai berdatangan ke lokasi tersebut.

Wisata Muaro Mati

Objek wisata yang belum terkelola dengan baik itu lahir, berawal seorang foto grafer dan artisnya melakukan foto wedding di sekitar lokasi. Beberapa hari kemudian hasil karya foto grafer tersebut beredar di dunia maya dan menjadi viral di tengah masyarakat. Sejak saat itu kunjungan terus mengalir hingga berkembang menjadi wisata muaro mati. Masyarakat menyediakan tiga buah sampan serta sebuah lokasi untuk berfoto ria. Pengunjung dan masyarakat tampak menikmati lokasi tersebut sebagai sarana wisata menarik dan menghasilkan nilai ekonomis.

6. Kesenian Ulu Ambek Di setiap Sanggar atau Laga-laga

Kesenian Ulu Ambek

Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman sebagai masyarakat pesisir pantai Sumatera Barat memiliki ragam budaya unik yang tidak dimiliki daerah Minangkabau lainnya. Seperti kesenian Ulu Ambek. Pelestari Ulu Ambek adalah para pendekar yang tergabung dalam sebuah perguruan silat yang memiliki Laga-laga (tempat mereka tampil dan berlatih).

Ulu Ambek sendiri adalah seni pertunjukan dua orang pandekar dalam memainkan gerak silat yang tidak bersentuhan, melainan menggunakan (raso jo pareso atau rasa dan periksa) antara serangan dan tangkisan. Bila seseorang terlambat menahan tangisan atau terkena serangan lawan, disebut buluih. Bila itu terjadi, biasanya pemain beserta gurunya akan menanggung malu di kampung halamannya.

Lanjut Halaman 3 –>>

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB