Peristiwa

40 tahun SPFC, KJ: Manajemen Profesional, Kaos Kaki Pemain Bisa Dijual!

Dibaca : 674

Padang, prokabar – Semen Padang FC hari ini, Senin, 30 November 2020 berusia 40 tahun. Berdiri pada 30 November 1980 silam, tim sepakbola milik PT. Semen Padang merayakan hari jadi dengan sederhana karena dalam situasi pandemi coronavirus.

Jatuh bangun klub yang dulu terbentuk untuk kompetisi semi-profesional persepakbolaan Indonesia, Galatama 1980an – 1990an, cukup panjang hingga sekarang ini terjerambab di kasta kedua kompetisi Liga Indonesia, Liga 2 2020.

40 tahun yang menandakan Semen Padang FC (SPFC) masih belum kokoh dalam mengarungi pentas sepakbola nasional yang makin ketat dan kompetitif dalam balutan sebuah industri.

Karena itu, sejumlah pengharapan besar disampaikan oleh Komisaris Utama PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), perusahaan pengelola SPFC, Khairul Jasmi, dalam menyikapi perayaan hari jadi klub bernama lain Kabau Sirah ini.

KJ, sapaannya, mengatakan dalam situasi dan kondisi Kabau Sirah berkutat di Liga 2, target kembali ke Liga 1 wajib jadi ikon marketing SPFC bahkan sepakbola Ranah Minang yang kokoh. Harapannya jadi kebanggaan Sumatera dan Indonesia.

“Jadi ladang bibit pesepakbola masa depan. Ke depannya punya sekolah sepakbola ( tempat) pembinaan pesepakbola yang hebat. Punya stadion sendiri,” tuturnya kepada bolabeten.com, Senin siang, (30/11).

Sosok jurnalis senior Sumatera Barat, yang saat ini diamanahkan sebagai salah satu Komisaris PT. Semen Padang serta Komisaris Utama KSSP, malahan mengimpikan SPFC jadi tambang uang yang hebat. “Kalau bisa nantinya, kaos kaki pemain saja bisa dijual,” ucapnya.

“Semua tentu dengan manajemen yang dihuni orang-orang profesional dan paham soal industri sepakbola ini,” sambungnya.

“Selamat Hari Berdiri Semen Padang FC, Teruslah membenahi diri ke arah yang benar-benar profesional. Jadi industri sepakbola, tambang uang yang hebat,” tutup KJ.(*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top