Prokabar.com – Siapa yang tak kenal Leani Ratri Oktila. Ia adalah atlet badminton dari Indonesia yang telah meraih 3 medali sekaligus dalam satu ajang bergengsi di dunia.
Leani Ratri Oktila bersama rekan timnya berhasil meraih 2 emas dan 1 perak di bidang Para-Badminton Paralimpiade Tokyo 2020.
Nama Leani Ratri Oktila sangat menarik perhatian warga Indonesia. Pasalnya, atlet asal Kampar, Riau ini mampu menyabet 3 medali sekaligus dalam satu ajang bergengsi.
BACA JUGA :
-
Tour De Singkarak 2021 Resmi Dibatalkan
-
Futuristik, Timur Tengah Miliki Supermarket Tanpa Kasir Pertama!
Tak hanya masyarakat Indonesia yang bangga dengan pencapaian Leani, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun juga turut mengapresiasinya.
“Sekali lagi, selamat kepada Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto,” kata Presiden Jokowi setelah ganda campuran Indonesia ini kembali berhasil meraih kemenangan.
Kemudian, Jokowi akan memberikan hadiah dan juga bonus kepada para atlet peraih medali di Paralimpiade bersamaan dengan atlet yang bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.
Melansir Tribunnews “Jadi untuk peraih medali emas Rp 5,5 miliar, peraih medali perak Rp 2,5 miliar, kemudian peraih medali perunggu Rp 1,5 miliar,” ujar Jokowi ketika memberikan sambutan bertemua kontingen atlet Indonesia untuk Olimpiade Tokyo di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jum’at (13/8/).
BACA JUGA :
-
Candi Muara Takus, Kerajaan Dan Pusat Peradaban Sumatera yang Terlupakan
-
5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia
Selain itu, Gubernur Riau Syamsuar juga sudah menyiapkan bonus untuk Leani Ratri Oktila. Sekaligus Syamsuar akan menyambut langsung Leani ketika tiba di Riau.
“Nanti kita sambut kehadirannya balek kampung dan dikasih bonus. Saya juga nonton kemarin pas dia main badminton,” kata Syamsuar, Minggu (5/9).
Berikut 4 fakta Leani Ratri Oktila
- Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah merupakan pasangan ganda putri nomor 2 di dunia.
- Ratri sejak umur 7 tahun sudah familiar dengan olahraga bulutangkis
- Kaki Leani Ratri Oktila lebih pendek 7 cm dari kaki kanannya akibat kecelakaan berkendara pada tahun 2011
- Selama di Jepang Ratri tidak pernah makan nasi, kecuali saat sudah masuk babak final.
















