Padang, Prokabar – Lagi akses menuju Kota Padang terputus. Setelah beberapa hari lalu jembatan di Kayu Tanam putus, kini jalur dari Solok ditimbun longsor.
Longsor yang terjadi di jalan lintas Kota Padang-Solok, yang menimbun badan jalan setinggi lebih kurang 2 meter, Rabu (12/12) yang terjadi di Sitinjau Lauik mengakibatkan kemacetan dan tumpukan kendaraan hingga depan gerbang Semen Padang di Indarung.
Kemacetan dan tumpukan kendaraan terutama roda empat dan truk di perkirakan akan lebih panjang, jika akses yang tertutup longsor tersebut belum bisa dilalui.
Pantauan hingga pukul 9.15 WIB, terlihat petugas kepolisian mengatur arus lalulintas di depan gerbang Semen Padang, untuk dapat mengurai kemacetan.

Sebelumnya diberitakan, Longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Selasa malam hingga Rabu dinihari.
Humas BPBD Kota Padang Hariza Riko mengatakan bahwa petugas BPBD Padang bersama sejumlah relawan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang, saat ini sudah berada di lokasi longsor.
“Kami bersama relawan TRC Semen Padang tengah membersihkan material longsor dengan bantuan seadannya sambil menunggu bantuan alat berat dari Kementerian PUPR,” kata Hariza Riko, Rabu pagi.
Selain membersihkan material longsor, BPBD Padang dan relawan TRC juga mengevakuasi rombongan jemaah umrah yang datang dari arah Solok menuju Bandara Internasional Minangkabau.
“Kendaraan jamaah umrah terjebak macet. Sementara, para jamaah itu harus berangkat ke Bandara Internasional Minangkabau pagi ini juga. Jadi, mereka butuh dievakuasi,” tuturnya. (*/mbb)
















