​Sejuta Perantau Minang, Mudik

Penulis -

Jumat, 9 Juni 2017 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar. Berbagai perusahaan termasuk semua BUMN berpartisipasi untuk angkutan mudik gratis. Beda dengan itu, sejuta perantau Minang, pulang mandiri.
Mereka naik pesawat dan berkonvoi via jalan darat. Menembus jalan lintas Sumatera yang legendaris itu.

Suku bangsa yang satu paling unik di Nusantara. Provinsi Sumbar penduduknya hanya 5 juta tapi perantaunya 10 juta.

“Kami adalah melodinya nasionalisme bangsa ini, kam ada dimana-mana,” kata Nurman seorang perantau Minang di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Katanya, jika rumah makan di sebuah kota masih terlihat buka, maka kota itu aman. “Maka warganya masih aman dan nyaman.”

“Rumah makan padang, Semen Padang dibeli orang kalau dia perlu, tak ada orang menimbun nasi tak ada menimbun semen. Dibeli kalau perlu, kami adalah ahlinya,” kata ayah satu anak ini dengan bangga.

Ia sudah mendengar kabar sejuta perantau Minang akan pulang bersama yang oleh mereka disebut Pulang Basamo.

Kepala Biro Rantau Provinsi Sumatera Barat Budi Luhur, memang berkata, sejuta perantau siap disambut.

Di Indonesia hanya provinsi ini yang punya OPD Biro Rantau.

Tiket bikin inflasi

Menurut catatan prokabar.com, inilah satu-satunya provinsi di Indonesia yang membuat surat ke maskapai Garuda, agar harga tiket jangan terlalu tinggi.

Tak ada uang untuk membelinya? Bukan. Menurut catatan BPS dan Bank Indonesia setempat, harga tiket yang kelewat mahal untuk rute ke Padang dan sebaliknya selama musim lebaran telah menyebabkan inflasi.

Apalagi arus baliknya menurut catatan Garuda paling lama di Indonesia: dua bulan.

Saat ini semua bupati dan walikota apalagi gubernur sudah membuat agenda untuk menyambut para perantaunya 

Lebaran sekitar 15 hari lagi. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB