​Puasa, Lidah dan Kulek-kulek

Penulis -

Jumat, 26 Mei 2017 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan: Sutan Alam Sati dari Jakarta

Puasa itu antara lain menjaga lisan. Lidah. Tahukah Anda lidah tak bertulang itu,  punya 17 otot dengan beberapa fungsi. Jagalah selama Ramadhan, jangan mengecoh-ngecoh makan siang, kecuali berhalangan sesuai ketentuan agama.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Nah, lidah tentu saja gunanya antara lain untuk mengatur bunyi. Makanya selama puasa jangan asal berbunyi saja.

Lidahmu biarkan istirahat sebentar, sebulan. Saban hari lidah membantu proses mengunyah dan menelan makanan 2.500 kali per hari. 

Menurut tafsir Ilmi, di lidah terdapat 10 ribu titik pengecap. Rasa apa saja tanyakan pada lidah, gampang.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Agama bicara soal lidah selalu dikaitkan dengan hati. Makanya Nabi kita semasa hidup tak jemu menasihati, hati-hati dengan lidahmu, sebab inilah faktor utama pembawa bencana dalam kehidupan.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Karena itu jagalah lisan bukan sembarang pesan. Untuk kita-kita di Indonesia juga ada baris lagi, ” memang lidah tak bertulang.”

Puasa pertama ini coba buat catatan berapa kali lidah salah kata. 

Selamat berpuasa.**

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB