PADANG, PROKABAR — Pasar Atas Bukittinggi terbakar senin lalu. Masalah sekarang bagaimana relokasi pedagang dan kapan pasar itu dibangun kembali.
Rapat Kamis (02/11) di gunernuran dipimpin Gubernur Irwan Prayitno. Tiga kali terbakar pedang bersikeras tetap di bangunan yang terbakar dan jangan diruntuhkan. Kini terbakar lagi, sepertinya bangunan harus diratakan dengan tanah. Jika lalai menyelesaikannya malah tak selesai-selesai.
Meski mantun semua optimis bisa tuntas. Resume rapat yang diterima prokabar.com sebagai berikut:
Peserta rapat : gubernur, walikota bukittinggi, OPD Sumbar terkait, semen padang, BNI, bank nagari, baznas provinsi
Gubernur :
1. Pasar ateh sudah yang ke empat terbakar, perlu dievaluasi, apakah bangunan sudah tidak layak.
2. Dari musibah ini pasti ada jalan keluar, dan ada hikmah nya.
3. Baznas Prov dan Kab/ Kota saat ini sudah terkumpul 1 milyar untuk bencana, rencana sampai 1.5 M
4. Pikirkan bersama “mampasamoan” untuk membangun kembali pasar ateh
5. Buat sebuah lembaga untuk dan membuat rekening guna menampung sumbangan, agar segera bisa dipergunakan, kalau atas nama pemda maka proses nya panjang dan aturan nya sudah seperti itu, contoh saat bencana 2009, masuk sumbangan 25 M, baru bisa digunakan tahun 2011.
6. Himbau BUMN/D agar bisa membantu
Walikota :
1. Sumber api di blok C
2. 400 lebih disekeliling pasar ateh
3. Bantuan dari damkar kab/kota sekitar, padam api jam 1 siang
4. Lantai I 50 persen yang terbakar, lantai II 95 persen dan lantai III 100 persen, total toko dan lapak yg terbakar 1.190
4. Sudah dilakukan diundang para pedagang ke kantor balaikota untuk berdialog
5. Saat ini sedang bekerja Memperindah bagian depan pasar ateh
6. Fokus pada penampungan sementara, direncanakan dijalan perintis kemerdekaan, biaya pembangunan sekitar 13 Milyar,
7. Pembangunan pagar pengaman lokasi bekas kebakaran, biaya 288 juta.
8. Dana APBD bukittinggi yang tersedia pada belanja tidak tetap sebesar 1, 8 Milyar, sehingga belum mencukupi kebutuhan penanganan
9. Pasar sudah saya putuskan tidak bisa dipakai lagi dan kemaren sudah dipagar
10. Asuransi sudah dipanggil agar segera dibayarkan kepada pedagang, dan sudah mulai dibayarkan kepada pedagang kemarin.
————–
1. Semen Padang : sementara 500 juta
2. BUMN : kebijakan dari kantor pusat dan menunggu surat terlebih dahulu dari gubernur kepada dirut masing-masing
3. Bank nagari : 100 juta
4. 250 juta dari biaya tak terduga dari bakeuda.
5. Koperasi : dana sosial dari dinas koperasi sumbar dan kab/kota
6. Dinas perindag : pembangunan dapat prioritas karena bencana, tahun 2018 bisa, dengan catatan segera proposal diserahkan ke kemendag. (eda)
















