​ISIS The End, Apa yang Terjadi?

Penulis -

Selasa, 17 Oktober 2017 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prokabar, Raqa — Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tamat sudah. The end. Lho apa yang terjadi?
ISIS tamat ketika pasukan koalisi Arab- Kurdi dan Pasukan Demokratik Suriah serta tentara AS melumat markas organisasi terorir itu di Ar Raqqah, Suriah, Selasa (17/10).

Kota maut yang penuh islami itu, dijadikan ibukota oleh ISIS sejak 2014 dan kemudian, sepanjang siang dan malam, ketakutan menjadi temat setia warganya. Ribuan orang mengungsi, namun banyak yang terjebak.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pada pertempuan dia hari yang berakhir Selasa, dua markas ISIS, rumah sakit dan stadion dikuasai pasukan koalisi. 

Dari kota inilkah ISIS menyebar teror ke seluruh dunia, menyebar video maut, merancang serangan dan ke kota ini,tujuan para pentalonnya yang datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pewarta asing  melukiskan, pada Selasa malam, pasukan koalisi berpesta merayakan kemenangan dan orang-orang ISIS bergelimpangan dan sebagian lainnya kabur. Ada ratusan orang anggota pasukan ISI di sana yang bertahan, akhirnya kalah telak. Dengan demikian “ISIS selesai sudah.”

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sebenarnya Senin tengah malam, Pasukan Demokratik Suriah telah menggenggam kota Raqqa. Pasukan ini bahu-membahu dengan pasukan Kurdi dan AS, menyisir seluruh kota guna mengauasia sepenuhnya kota tersebut. Maka tak lama setelah kemenangan, para tentara menarikan Dabkeh, sebuah tarian trasional yang dikenal luas di daerah Bulat Sabit, Jazirah Arab itu. Demikian kabar prokabar dari Suriah. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB