​Ini Peran Pasar Atas Bagi Sumatera Barat

Penulis -

Senin, 30 Oktober 2017 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKITTINGGI, PROKABAR — Pasar Atas Bukittinggi yang terbakar Senin (30/10) pagi, merupakan pasar paling penting di Sumatera Barat.
Pasar ini terletak di Bukit Kandang Kabau satu dari 72 bukit di Bukittinggi. Di depannya ada Jam Gadang yang dibangun 1927 yang merupakan titik nol kota itu. Di sebelahnya ada Istana Negara Triarga yang kemudian dinamai Istana Bung Hatta.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pasar Atas, ditemani Pasar Bawah yang dihubungkan jembatan penyebarangan pertama di Indonesia. Jembatan ini dinamai Jembatan Gantuang.

Dekat dari sana ada Pasar Banto dua hari lalu juga terkabar meski hanya kecil. Di kota ini juga ada Pasar Aur Kuning, pusat konveksi terbesar di Sumatera.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pasar Atas dibangun pertama kali oleh rakyat bukan oleh pemerintah, namanya pasar serikat. Yang membangun rakyat dari nagari-nagari sekitar kota itu. Pasar serikat juga ada di Padang Panjang dan Batusangkar.

Tak jauh dari Pasar Atas persisnya antara Pasar Atas dan Pasar Bawah ada Pasar Lereng, tempat kuliner Nasi Kapau dijual. 

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pasar Atas sudah sempit, berbanding terbalik dengan kemajuan wisata. Tiap hari wisatawan enjoy di sana membeli buah tangan dan menikmati kuliner.

Kini pasar itulah terbakar. (Eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB