​Gempabumi Pesisir Selatan Akibat Aktifitas Subduksi

Penulis -

Senin, 12 Februari 2018 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, tanggal 12 Februari 2018, pada pukul 16:56:53 WIB, sebagian masyarakat Padang dan Painan dikejutkan dengan adanya goncangan gempabumi. Dari hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang diperoleh parameter gempabumi dengan kekuatan M=4.6 SR. Pusat gempabumi ini berada di laut pada koordinat 1.98 Lintang Selatan dan 100.75 Bujur Timur, sekitar 32 kilometer Barat Daya Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada kedalaman hiposenter 32 kilometer.

Berdasarkan laporan dari masyarakan goncangan tersebut dirasakan di Padang  berkisar II Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG) atau antara II MMI, dan II SIG BMKG atau Painan berkisar III MMI

Dilihat dari parameter gempabumi, diketahui bahwa gempabumi ini termasuk gempabumi dangkal dengan mekanisme sumber gempanya merupakan sesar naik dan hal ini dapat disimpulkan gempabumi ini diduga diakibatkan adanya aktivitas subduksi di Pantai Barat Sumatera. Jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia memanjang dari pantai barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara. Pada sistim subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non vulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano).

Historis gempabumi merusak yang eprnah terjadi berdekatan pada lokasi tersebut yaitu Gempabumi pada Tanggal 02 Juni 2016 dengan magnitude 6.5 SR. Sebanyak 3 orang luka berat, 13 orang luka ringan dan ratusan rumah rusak di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sehubungan dengan kejadian gempabumi disekitar Painan dan Padang, masyarakat khususnya di sekitar Painan dan Padang dihimbau agar tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan bahwa gempabumi setiap saat dapat terjadi. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB