​Gempa Besar Meksiko Korban Minim, Kenapa?

Penulis -

Sabtu, 9 September 2017 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Gempa 8,1 SR yang mengguncang Mexico, membuat sejumlah bangunan roboh. Gempa itu adalah salah satu gempa terbesar di abad ini. Walaupun guncangannya hebat, korban jiwa minim. Hingga Sabtu (9/9/2017) korban jiwa tercatat 32 orang. Jumlah itu berkemungkinan masih bertambah karena petugas masih menyisir bangunan yang roboh.
Kenapa jumlah korban jiwa minim? Ternyata Mexico sudah menerapkan aturan ketat terkait bangunan aman gempa. Mexico belajar banyak dari gempa tahun 1985 silam. Sejak gempa itu terjadi aturan tentang struktur bangunan diperketat. Standar bangunan hampir sama dengan Jepang dan AS.

Di Mexico ada namanya gedung Torre Reforma, gedung tertinggi di Mexico City. Yang hebatnya, gedung itu diklaim tahan gempa dalam jangka waktu 2500 tahun ke depan. 

Bangunan dengan beton 3 sisi ini, membuat Torre Reforman menjadi bangunan ikonik. Perancang bangunan memadukan teknik arsitektur dengan visi keindahan, sehingga indah untuk dilihat sekaligus aman.

Bangunan yang berbentuk segitiga diklaim mampu menahan guncangan. Arsitek bangunan itu adalah Arup bekerjasama dengan Benjamin Romano Aquitect. Bangunan ini menjadi ikon gedung tahan gempa di Mexico. Sekaligus memberikan kabar ke dunia bahwa bangunan harus dibangun dengan konsep aman gempa. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB