JAKARTA, PROKABAR – Jumat (1/12) sudah larut tapi nasib ribuan penumpang Garuda di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, gelap. Mereka terlantar berjam-jam.
Maka sebentar tadi amarah penumpang pecah, petugas Angkasa Pura yang kena sandera. Petugas Garuda di sana dikawal polisi dan tentara.
Data yang didapat Prokabar.com ada 6 flight Garuda dari Cengkareng yang dibatalkan terpaksa terbang lagi. Ini efek berantai dari banyaknya penumpang yang belum terangkut.
Flight yang cancel dan terbang itu adalah
GA504 to PNK .13.00
GA264 to BWX sch.13 15
GA212 to JOG sch. 14.20
GA248 to SRG sch.16.15
GA508 to PNK sch.17.10
Menurut beberapa warga Padang yang “tersandera” di terminal 3, tidak ada penjelasan yang memuaskan dari petugas. Bahkan di gate-gate petugas pucat sebab mereka tak bisa bicara soal kebijakan.
Maka sebentar tadi amarah penumpang pecah, petugas Angkasa Pura yang kena sandera. Petugas Garuda di sana dikawal polisi dan tentara.
Pihak Garuda beralasan, persoalan penumpukan penumpang terjadi akibat normalisasi penerbangan pasca penutupan Bandara Ngurah Rai dan Lombok, gara gara erupsi Gunung Agung. Beberapa pesawat dan crew terpaksa di rolling, sehingga berdampak pada jadwal.
Kondisi ini diperparah akibat buruknya cuaca, karena Badai Dahlia yang melanda Jawa dan Sumatera.
Lalu dimana para direksi maskapai kebangaan bangsa itu? Tak ada yang tahu. Yang jelas sejak siang tadi sudah viral penerbangan Garuda kacau balau. (eda)
















