​Tips Aman Saat Gempa

Penulis -

Selasa, 23 Januari 2018 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PROKABAR – Bukan teori tapi pengalaman wartawan prokabar.com dari Banda Aceh dan Padang, tentang cara-cara saat gempa. Kata mereka yang paling penting jangan berteriak-teriak.

Banda Aceh dan Padang dua kota di Sumatera yang rentan gempa. Tips diberikannya menyusul gempa 6.1 SR di Serang, Banten pada Selasa (23/01/2018).

Inilah tipsnya:

1. Jangan panik. Maksudnya tenanglah agak beberapa detik, setelah itu larilah ke kawasan aman. Mana saja kawasan aman? Jika bisa lari ke halaman yang luas. Saat dalam gedung tinggi diam di tempat atau lari ke puncak.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

2. Tak usah bertanya-tanya, apalagi soal tsunami sebab ini akan membuat orang lain panik pula. 

3. Jangan main HP sebab sinyal bisa terganggu dan itu bikin panik. Lupakan HP sebentar sampai Anda pada posisi aman.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

4. Jangan berteriak-teriak sebab yang risau bukan hanya Anda. Orang lain akan panik dan gelisah karena teriakan itu

5. Jangan merentak-rentak dekat orang ramai, orang lain akan terkena virusnya.

6. Jika ada ancaman tsunami berjalanlah cepat atau lari-lari kecil ke ketinggian. Tak usah berlari kencang, Anda punya waktu 30 sampai 40 menit.

7. Jangan sok tahu melebihi petugas BMKG.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

8. Jika harus lari ke ketinggian jangan pakai mobil. Pasti macet.

9. Dalam ransel kapanpun itu sediakan air mineral.

10. Jangan risau dengan anggota keluarga dan mencari-carinya. Takkan bertemu sebab dia juga lari. Karena itu sedia payung sebelum hujan, saat tak ada gempa buat kesepakatan di titik mana semua anggota keluarga bertemu.

Demikian tips dari dua kota yang senantiasa kena gempa. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB