Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

​Sekeluarga Keracunan, Satu Orang Tewas


Padang, Prokabar – Seorang warga di Kurao Pagang meninggal dunia,  lantaran diduga keracunan makanan. Sementara 5 orang lainnya dilariian ke rumah sakit karena keluhan sakit perut. Semuanya adalah satu keluarga, sementara yang meninggal adalah sang ayah. 

Dari laporan polisi, peristiwa ini terjadi ketika istri membeli ikan bakar di Berok, Siteba untuk santap malam keluarga itu. Ikan itu kemudian dinikmati bersama sama. 

Baca Juga :  Ratusan Orang Berfoto di Masjid Raya Sumbar. Kenapa?

Tak lama kemudian, korban meninggal, mengeluhkan sakit perut dan mencret, menyusul 5 anggota keluarganya. Keluarga itu dilarikan ke RS Ibnu Sina. Malam itu juga keluarga ini diperbolehkan pulang setelah diperiksa dan diobati oleh dokter.

Pada Sabtu pagi, korban bernama Azwar kembali mengeluhkan sakit, dan terpaksa kembali dilarikan ke rumah sakit. Korban kemudian dirujuk ke RSUP M. Djamil, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun Minggu dini hari Azwar menghembuskan nafas terakhirnya. 

Baca Juga :  Pemerintah Larang Masyarakat Menerbangkan Balon Udara, Ini Alasannya

Atas kematian ini, keluarga mengaku sudah ikhlas. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Sementara itu polisi masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi. (eda)

Berani Komen Itu Baik

To Top