​Pasar Atas Berkali-kali Dilalap si Jago Merah, Ini Sebabnya

Penulis -

Senin, 30 Oktober 2017 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKITTINGGI, PROKABAR — ADUH Pasar Atas Bukittinggi terbakar lagi. Berkali-kali hal serupa terjadi. Ada apa sih?
Api selalu mulai berkobar pada kios bagian dalam dan sulit dipadamkan. Pada kebakaran besar terakhir 1997, sudah diputuskan untuk membongkar habis pasar itu, tapi pedagang menolak.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Kebakaran pernah terjadi Agustus 1995,  November 1997 dan sekarang 2017. Di sini ada 1.000 petak toko dan ratusan lapak.

Pasar ini merupakan objek wisata belanja yang sedang dalam proses vote. Vote untuk  pusat belanja terbaik oleh Kemenpar yang bekerja sama dengan situs jalan2.com. 

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Ribuan pedagang sejak pukul 06.00 WIB Senin (30/10) saat api mulai berkobar sudah memenuhi kawasan sekitar pasa itu. Mereka mengevakuasi barang-barang mereka. Peristiwa ini membuat wisatawan tertegun dan membuat beberapa jadwal mereka dikoreksi. 

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sampai siang ini api masih menyala. Demikian prokabar.com dari Bukittinggi (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB