Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Artikel

​Merpati di Masjidil Haram Jinak-jinak, Jangan Ditangkap


Mekkah, Prokabar. Siapa yang sudah ke Mekkah akan menyaksikan ribuan burung merpati di sekitar Masjidil Haram. Bersama sayapnya, kecantikannya muncul kisah-kisah yang menakjubkan.
Kisah itu biarlah jadi kisah. Yang jelas, merpati itu, berjalan bersama sejarah, kian tahun kian banyak saja. Burung yang satu ini amat terkenal sejak zaman Mesir Kuno hingga saat ini.

Burung yang fokus, bisa terbang dalam kecepapan 77,6 Km/jam enam ribu kaki di atas permukaan laut, atau 2 kali tinggi pesawat sedang terbang dari Jakarta ke kota manapun di Indonesia.

Merpati juga bisa terbang 600 mil dalam sehari, bisa terbanga antar benua.

Burung yang tak pernah sesat ini, bisa menemukan jalan pulang sejauh apapun ia terbang. Ia bisa mengenali huruf latin dan arab

Burung-burung itulah yang berada di sekitar Masjidil Haram, terbang rendah, mencari makan, hinggap dekat orang shalat.

Tak pernah diganggu karena memang tak perlu diganggu. Yang ada difoto-foto dan disebar di seluruh dunia. 

Karena itu, merpati Mekkah jangan ditangkap, nanti cari perkara dan dosa (eda dari berbagai sumber)

Berani Komen Itu Baik


To Top