Peristiwa

​Buku Legenda Ramadhan Itu Kini Pakai Gambar Wako dan Wawako Padang

Padang, Prokabar. Buku tulis bersampul merah itu, terlihat mencolok. Di sudutnya ada foto Walikota Padang Mahyeldi dan wakilnya Emzalmi.
Rabu (31/5/2017) yang dingin di Padang sehabis banjir, masjid penuh. Di seluruh masjid ada buku itu. Dipegang anak-anak

Buku warna warni itu, dibagikan sebelum Ramadhan menjelang. Seluruh siswa dapat jatah satu untuk sebulan. Namanya Buku Agenda Ramadhan.

Buku legenda ini harus dijaga baik- baik, kalau perlu diberi bungkus kertas kacang padi, plus plastik. Karena buku ini akan dibawa tiap malam ke masjid. Yang agak parewa buku diselipkan di saku celana. Tangan dan mulut sibuk makan kerupuk kuah di sudut masjid. 

Azan Isya pun berkumandang, para pelajar sibuk bersiap-siap, buku tetap harus dijaga, karena menjadi nilai penting di sekolah.

Buku ini cukup manjur membuat siswa tidak keluyuran. Saat Ustadz memberikan ceramah, pelajar ini mendengar dengan seksama. Sekali sekali mencatat apa yang disampaikan sang ustadz. Tidak perlu panjang panjang, yang penting ada nama penceramah, judul ceramah dan intisari ceramah.

Ada juga yang malas mencatat. Sambil ustadz memberikan tausyiah yang malas sibuk pula mencontek. 

Jelang takbir tarawih, anak anak ini harus mengumpulkan catatan mereka. Kenapa? Untuk mendapatkan tanda tangan penceramah dan stempel masjid. 

Tarawih berjalan, orang orang tua khusyuk mendengarkan ayat yang dibacakan imam, ada yang panjang ada yang pendek. Tarawih juga bervariasi 11 rakaat atau 23 rakaat. Ada masjid yang menamatkan satu juz Al Quran satu malam, seperti Mesjid Baiturrahmah yang megah itu.

Bagi anak-anak, shalat Tarawih tidak hanya tentang shalat saja, tapi soal bercengkerama dengan sebaya. Tarawih sambil senggol bahu, sedangkan diluar ada pula yang sibuk dengan petasan, atau main petak umpet.

Shalat Witir penanda rangkaian ibadah tarawih akan berakhir. Anak anak pemburu tanda tangan ini, berebutan masuk ke Masjid. Agar buku tidak ditahan pengurus, karena ketahuan tak ikut Shalat.

Setelah ibadah selesai, saatnya antri mengambil buku kembali. Kadang kadang ada yang menitip buku untuk dibawa pulang.

Buku agenda Ramadhan, berisi setiap kegiatan Ramadhan. Semuanya lengkap. Kalau mau nilai bagus seluruh jenis harus diceklis, tanda sudah mengerjakan.(laf)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top