​Penjaja Baju Lebaran Mulai Menjamur

Penulis -

Minggu, 4 Juni 2017 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar. Baru seminggu puasa, rasanya lebaran akan dekat. Buktinya pedagang baju dan celana menjamur dimana mana. 
Di Padang, sangat mudah menemukan penjual baju lebaran. Di depan SD 01 Alai, sudah seperti toko saja. Baju dan celana berjejer panjang. Padahal hanya dijual di kaki lima. Walaupun belum ramai pembeli, tapi satu dua pengunjung sudah menawar harga. “Beli sekarang, sebelum lebaran ramai sangat,” kata Lilis saat ditemui wartawan Prokabar ketika memilih baju.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Di Lolong juga seperti itu baju, celana, sendal dan sepatu berbagai ukuran dipajang. Harga, masih murah dan bisa pula ditawar.

Di Payakumbuh lebih meriah lagi. Tidak susah mencari penjual baju. Hampir disetiap jengkal jantung kota batiah ini, ada yang menjual baju. Belum lagi toko toko yang buka hingga larut malam.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Hal yang sama juga terlihat di Bukitinggi dan Padang Panjang. Di pusat tekstil Sumbar ini, harga relatif murah. Siapa yang tidak tergiur melihat lihat baju baru.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Lebaran dan baju baru sudah identik. Bagi sebagian masyarakat, tidak lengkap rasanya kalau belum punya baju baru. Tapi inti lebaran bukan hanya soal baju baru saja. Kemenangan hakiki diraih jika ibadah Ramadhan lengkap. Anda sudah punya baju baru? (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB