Trending | News | Daerah | Covid-19

Wisata

Ya’ahowu Nias Festival 2019 Dihelat, Ini Dia Rangkaian Acaranya

Dibaca : 354

Kepulauan Nias, Prokabar — Nias kian sumringah, tidak saja karena surfing dan alamnya yang eksotis, tapi juga karena ragam atraksi seni dan budayanya yang molek, itulah salah satu alasan utama digelarnya Ya’ahowu Nias Festival 2019.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (18/11) event ini adalah gelaran untuk keempat kalinya, dengan mengusung tema ‘Nias Is Truly Island’ yakni Nias kian memesona memikat kunjungan wisatawan.

Ya’ahowu Nias Festival 2019 digelar pada 16-20 November di Lapangan Tetesua, Sirombu, Kab Nias Barat. Puncak acara dipusatkan di Lapangan Merdeka Lahomi dan Pantai Indah Sirombu, Nias Barat, Sumatera Utara.

Kegiatan yang juga masuk dalam 100 Calendar of Event (CoE) 2019 ini akan menghadirkan acara unggulan yaitu Ya’ahowu Nias Karnaval, pagelaran tarian tradisional khas masing-masing daerah Se-Kepulauan Nias, Pagelaran Atraksi Budaya, Lomba Permainan Rakyat, Perlombaan Olahraga, Lomba Atraksi Silat Tradisional, Lomba Kreasi Kerajinan Tangan Dari Bahan Sinasa, Festival Kuliner Nias, Yaahowu Idol 2019, Pemilihan Putri Pariwisata Kepulauan Nias 2019, Festival Ya’ahowu Camping dan Hiburan (Artis Lokal dan Nasional).

Bupati Kabupaten Nias Barat Faduhusi Daely, menyatakan bahwa untuk tahun ini, kegiatan-kegiatan dalam festival juga akan menampilkan sejumlah tarian dari kawasan Nias Barat. “Jujur saja, selama ini banyak kegiatan wisata masih berpusat di Nias Selatan. Karena itu tahun ini kami akan mencoba menarik wisatawan juga ke wilayah Nias Barat,” jelasnya.

Faduhusi berharap akan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Nias. “Kami menargetkan kunjungan wisatawan sekitar 50 ribuan untuk tahun ini, dengan sepuluh persen-nya adalah wisatawan mancanegara,” ujarnya antusias.

Untuk diketahui, sebelumnya, pada 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Nias sebanyak 50.418 orang terdiri dari 426 wisman dan 49.922 wisnus atau di atas target yang ditetapkan dalam RIPPARKOT Gunung Sitoli yang menetapkan target kunjungan wisatawan pada 2017 sebanyak 24.659 wisatawan terdiri dari 306 wisman dan 24.353 wisnus.

Sebagai bagian dari Sumatera Utara, Nias memang masih mewarisi tradisi megalitikum. Kalau kita berkeliling, kita akan melihat  desa-desa di Nias berhias benteng dan batu-batu besar. Budaya megalitikum itu ada di Desa Ononamolo, Kota Gunung Sitoli menjadi salah satu situs megalitik di Nias.

Tengok pula Desa Bawamataluo yang merupakan Situs Warisan Budaya UNESCO. Desa ini memiliki atraksi yang unik bagi wisatawan, berupa tradisi lompat batu, sebagai ujian seorang lelaki sudah beranjak dewasa dan mulai boleh ikut berperang.

Lebih daripada itu, Nias adalah kepulauan yang memiliki pantai-pantai indah semisal  Pantai Sirombu, Sorake,  Lagundri, Tureloto dan Pantai Pink (Pink Beach Gawu Soyo) di Desa Ombolata. Pantai berpasir merah muda di Gawu Soyo merupakan keindahan alam yang unik di Nias. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top