Wujudkan Visi Bupati, Dinas Pendidikan Luncurkan Program Ramadhan Ceria bagi Anak TK dan Paud

Penulis -

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan program “Ramadhan Ceria” bagi peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter anak sejak usia dini, sekaligus sebagai implementasi nyata visi Bupati Pesisir Selatan “Maju, Tumbuh, dan Berkelanjutan.

Kabid pendidikan anak usia dini dan pendidikan non formal, Jimmy NS mengatakan, program Ramadhan Ceria dirancang khusus untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan edukatif, religius, dan kreatif yang disesuaikan dengan dunia anak-anak.

Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kebersamaan, serta kepedulian sosial tanpa menghilangkan esensi bermain sebagai metode belajar utama anak usia dini, jelasnya.

Lanjut Jimmy menjelaskan, program ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari kebijakan pembinaan karakter yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini. Ramadhan Ceria hadir sebagai ruang belajar yang ramah anak, agar nilai-nilai religius dan moral dapat tertanam secara alami. Inilah fondasi penting untuk melahirkan generasi Pesisir Selatan yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Ramadhan Ceria mencakup sejumlah kegiatan tematik, seperti pengenalan ibadah sederhana, pembiasaan perilaku baik, cerita keteladanan nabi, kegiatan berbagi, hingga kreativitas seni bertema Ramadhan. Seluruh aktivitas disusun secara fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan TK dan PAUD.

Dinas Pendidikan menegaskan bahwa pembelajaran selama Ramadhan tetap mengedepankan prinsip ramah anak, tidak bersifat memaksa, serta mempertimbangkan aspek psikologis dan perkembangan usia peserta didik. Guru didorong untuk menggunakan metode bercerita, bermain peran, bernyanyi, dan praktik langsung agar anak merasa senang dan terlibat aktif.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain fokus pada peserta didik, kata Jimmy, program Ramadhan Ceria juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua. Orang tua diharapkan turut mendampingi anak dalam membiasakan nilai-nilai positif di rumah, sehingga pembelajaran yang diperoleh di sekolah dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi kunci keberhasilan program ini, karena pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan rumah dan masyarakat.

Peluncuran Ramadhan Ceria sejalan dengan visi pembangunan daerah Pesisir Selatan “Maju, Tumbuh, dan Berkelanjutan,” khususnya pada pilar peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pembinaan karakter sejak usia dini, pemerintah daerah berupaya menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada masa depan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Jimmy, berharap Ramadhan Ceria dapat menjadi tradisi edukatif yang terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya setiap tahun. Dengan dukungan semua pihak, program ini diyakini mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebersamaan sejak dini, sebagai bekal anak-anak dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

Melalui Ramadhan Ceria, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun generasi penerus yang berakhlak mulia, berdaya saing, serta siap mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan.

Lanjut, Jimmy menjelaskan, adapun jadwal pembelajarannya, pada hari Senin anak-anak dikenalkan dengan pembelajaran audio visual tentang ramadhan, Selasa mewarnai huruf Hijaiyah, Rabu cerita nabi dan rosul, Kamis melafalkan ayat pendek, Jumat pengulangan hafalan dan Sabtu belajar praktik sholat. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB