Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan program “Ramadhan Ceria” bagi peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter anak sejak usia dini, sekaligus sebagai implementasi nyata visi Bupati Pesisir Selatan “Maju, Tumbuh, dan Berkelanjutan.
Kabid pendidikan anak usia dini dan pendidikan non formal, Jimmy NS mengatakan, program Ramadhan Ceria dirancang khusus untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan edukatif, religius, dan kreatif yang disesuaikan dengan dunia anak-anak.
Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kebersamaan, serta kepedulian sosial tanpa menghilangkan esensi bermain sebagai metode belajar utama anak usia dini, jelasnya.
Lanjut Jimmy menjelaskan, program ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari kebijakan pembinaan karakter yang berkelanjutan.
“Pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini. Ramadhan Ceria hadir sebagai ruang belajar yang ramah anak, agar nilai-nilai religius dan moral dapat tertanam secara alami. Inilah fondasi penting untuk melahirkan generasi Pesisir Selatan yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Ramadhan Ceria mencakup sejumlah kegiatan tematik, seperti pengenalan ibadah sederhana, pembiasaan perilaku baik, cerita keteladanan nabi, kegiatan berbagi, hingga kreativitas seni bertema Ramadhan. Seluruh aktivitas disusun secara fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan TK dan PAUD.
Dinas Pendidikan menegaskan bahwa pembelajaran selama Ramadhan tetap mengedepankan prinsip ramah anak, tidak bersifat memaksa, serta mempertimbangkan aspek psikologis dan perkembangan usia peserta didik. Guru didorong untuk menggunakan metode bercerita, bermain peran, bernyanyi, dan praktik langsung agar anak merasa senang dan terlibat aktif.
Selain fokus pada peserta didik, kata Jimmy, program Ramadhan Ceria juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua. Orang tua diharapkan turut mendampingi anak dalam membiasakan nilai-nilai positif di rumah, sehingga pembelajaran yang diperoleh di sekolah dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi kunci keberhasilan program ini, karena pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan rumah dan masyarakat.
Peluncuran Ramadhan Ceria sejalan dengan visi pembangunan daerah Pesisir Selatan “Maju, Tumbuh, dan Berkelanjutan,” khususnya pada pilar peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pembinaan karakter sejak usia dini, pemerintah daerah berupaya menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada masa depan.
Jimmy, berharap Ramadhan Ceria dapat menjadi tradisi edukatif yang terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya setiap tahun. Dengan dukungan semua pihak, program ini diyakini mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebersamaan sejak dini, sebagai bekal anak-anak dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.
Melalui Ramadhan Ceria, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun generasi penerus yang berakhlak mulia, berdaya saing, serta siap mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan.
Lanjut, Jimmy menjelaskan, adapun jadwal pembelajarannya, pada hari Senin anak-anak dikenalkan dengan pembelajaran audio visual tentang ramadhan, Selasa mewarnai huruf Hijaiyah, Rabu cerita nabi dan rosul, Kamis melafalkan ayat pendek, Jumat pengulangan hafalan dan Sabtu belajar praktik sholat. (min)
















