Wujudkan Impian Sang Ayah, Ilham Akbar Habibie Lanjutkan Produksi Pesawat R-80

Penulis -

Minggu, 20 Oktober 2019 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Banyak kenangan yang tak terlupakan dari almarhum BJ Habibie. Bapak teknologi di bidang dirgantara ini telah berjasa mengharumkan Indonesia di mata dunia.

Kepergian mantan Presiden Republik Indonesia ke tiga ini meninggalkan mimpi yang belum terlaksana. Sebuah pesawat type R-80, pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop tengah dibangun perusahaan pesawat Indonesia Regio Aviasi Industri.

Sebagai salah satu anak Almarhum BJ Habibie sekaligus Komisaris Utama Rego Aviasi Industri (RAI) Ilham Akbar Habibie menyatakan siap untuk mewujudkan impian sang ayah.

“Saya kira tugas saya sebagai anak untuk meneruskan impian bapak. Tugas saya menuntaskan R80. Banyak negara pingin punya tapi tak punya SDM, sedangkan Indonesia punya SDM itu,” ujar Ilham saat ditemui di acara Orbit International Habibie Festival di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Ilham Akbar Habibie menjelaskan tentang produksi pesawat kebanggaan rakyat Indonesia, R-80
Ilham Akbar Habibie menjelaskan tentang produksi pesawat kebanggaan rakyat Indonesia, R-80

“R80 ini bukan hanya impian Bapak (Habibie) sendiri, tetapi ini impian seluruh masyarakat Indonesia. Untuk menyelesaikan R80 kita akan uji terbang pada tahun 2024, lalu ada proses sertifikasi layak terbang dan akhirnya pada tahun 2026 menjadi sebuah maskapai penerbangan di Indonesia,” tambah Ilham.

Ilham menjelaskan, ada sejuta gambar atau lebih rancangan pesawat R80 itu dan pihaknya belum sampai fase itu. Pihaknya masih merancang jutaan gambar itu sebab sebagai suatu pesawat yang utuh, butuh jutaan atau ribuan bagian yang semuanya secara individual.

“Mungkin susah untuk dimengerti kalau tidak punya latar belakang industri. Tapi kita membayangkan katakanlah suatu sepeda motor, sepeda motor mempunyai 700 bagian individual yang kita buat dan merakit menjadi sepeda motor, itu sepeda motor ada tangkinya, engine yang terdiri dari katupnya, silindernya dari rumah daripada engine dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Didampingi Desra dan Doddy Widjojo Nitisastro, Ilham kembali menjelaskan projek industri strategis ini merupakan projek bagi kepentingan bangsa. Sekaligus bagian penting dari peningkatan ekonomi masyarakat nanti. Apalagi sumber daya manusia Indonesia sudah sangat mumpuni untuk membuat sebuah pesawat.

“Meski beliau sudah tiada, namun saya percaya semangatnya masih ada. Sehingga salah satu faktor yang membuat kita harus meneruskan semangat beliau untuk wujudkan impian seluruh rakyat Indonesia untuk memproduksi pesawat R-80,” ungkap Doddy Widjojo, Direktur dari Mahkota Group mewakili investor.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Untuk mewujudkan pesawat R80 ini diperlukan dana yang tak sedikit, selain investor yang direncanakan akan bekerjasama dengan group Mahkota pendanaan pembuatan pesawat tersebut juga dilakukan dengan program Crowdfunding di kitabisa.com. Dimana masyarakat bisa ikut serta untuk menyumbangkan donasi agar pesawat impian seluruh rakyat Indonesia terwujud.

“Keseluruhan biaya pengembangan usaha mencapai USD 1,6 miliar atau sekitar Rp20 triliun, tapi itu bertahap tidak langsung dengan biaya tersebut. Selain dari investor ada Crowdfunding di kitabisa.com dimana masyakarat bisa berdonasi untuk hal itu,” pungkas Doddy. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB