Wujudkan Germas, Ayo Mulai Dari Kelurga Sendiri, Ini Tipsnya

Penulis -

Sabtu, 14 Maret 2020 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dinas Kesehatan Pasaman agaknya tak main-main dalam mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat. Sejak dinahkodai, Arnida, Dinas Kesehatan teramat gencar untuk pencapaian masyarakat Pasaman yang sehat.

Baru ini, Dinas Kesehatan Pasaman menyasar kelompok ibu-ibu wirid. Tak lain, dalam mensosialisasikan dan mewujudkan pentingnya gerakan masyarakat hidup sehat.

“Peran ibu dalam keluarga sangat besar. Terutama dalam menciptakan keluarga yang sehat. Sengaja kita edukasi kaum ibu yang tergabung dalam organisasi-organisasi yang ada di Pasaman ini, agar mereka mampu mewujudkan pola atau gerakan hidup masyarakat sehat dimulai dari keluarga mereka sendiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Arnida.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Perihal gerakan hidup sehat, Arnida berbagi sedikit tips untuk mewujudkannya. Bahkan teramat mudah dan sederhana.

“Bagi ibu-ibu, ini informasi penting, memang sederhana, tapi manfaatnya sangat besar untuk keluarganya agar sehat,” kata Arnida.

Dirinci Arnida, paling utama ialah, masyarakat harus memperbanyak aktivitas fisik, dalam hal ini, olahraga. Kemudian memperbanyak perilaku hidup sehat, seperti bangun di pagi hari dan istirahat secukupnya, lalu meningkatkan pangan sehat, melakukan tindakan penencegahan dari hal yang dapat mengganggu kesehatan, hingga melakukan pengecekan kesehatan secara berkala.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Masyarakat Pasaman dalam hal ini keluarga atau anggota keluarga banyak pola hidup mereka yang tidak sehat. Contoh sederhana, jarang olahraga, ini momok yang sangat sering terjadi. Bangun tinggi hari, bergadang, makan makanan yang kurang gizi, kosumsi makanan bergula tinggi. Ujung-ujungnya, sakit. Tensi tinggi lah, jantung lah, asam urat lah, banyak penyakit yang bersarang gara-gara pola hidup sehat tidak dilakukan. Makanya kita sengaja nyinyir dalam mensosialisasikan gerakan hidup masyarakat sehat ini. Kalau ada besok-besok acara serupa yang kami lakukan ini, datanglah, pelajari dan terapkan sebelum terlambat bagi ibu-ibu di keluarganya. Kita samakan prinsip, mencegah lebih baik dari pada mengobati, setuju,” tukas Arnida. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB