Padang Pariaman, Prokabar – ISI Padang Panjang getol melakukan pengembangan kampus dan pembangunan di Kawasan Pembangunan Terpadu Tarok. Hal tersebut dibuktikan dengan pemasangan plang Kampus II di lokasi yang telah ditentukan SK Bupati Padang Pariaman.
“Alhamdulillah kampus kita terletak di depan gerbang masuk dan berdekatan dengan Rumah Sakit Vertikal yang sudah dikunjungi Menteri Kesehatan RI” Kata Rektor ISI, Prof. Novesar Jamarun.

Pembangunan tersebut jelas akan berdampak besar terhadap dunia pendidikan Sumatera Barat, Khususnya bagi masyarakat Padang Pariaman nantinya.
“Sekarang saja harga tanah disekitar pembangunan milik masyarakat sudah naik secara drastis. Itupun sudah tidak ada lagi tanah yang bisa dijual masyarakat, karena sudah dikapling untuk pembangunan rumah susun atau kos” lanjut Alumnus Fakultas Pertanian Unand Tersebut.

Pernyataan tersebut dibenarkan Asrizal Datuak Panghulu Basa, Salah satu Tokoh Ninik Mamak di Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang.
“Dahulu, harga tanah Rp7.500 saja tidak laku dijual di sekitar tanah erpah tersebut. Tapi sekarang malah hampir tidak ada lagi tanah yang akan dijual, karena masyarakat sadar akan ada pembangunan besar, berdampak percepatan perekonomian masyarakat nantinya” terang Mantan Kepala Desa Tarok tahun 1996 itu.

Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni menyambut gembira pemasangan plang pembangunan kampus II ISI Padang Panjang tersebut. Selain untuk pengembangan kampus, juga dapat mempercepat pembangunan kawasan Tarok nanntinya. Harga tanah semakin naik, investasi akan terbuka lebar bagi pengusaha dan masyarakat setempat.
“Pembangunan Tarok dimulai dari Kampus Institut Seni Indonesia ini jelas berdampak pada pertumbuhan perekonomian masyarakat. Dan tujuan pembangunan ini memang serta merta hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ali Mukhni. (rud)
















