Wilayah Pencarian Kapal Hilang Diperluas

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Kapal  KM Harapan Bersama yang bawa kopra hilang. Upaya pencarian di laut Mentawai  terus dilakukan.

Sejak dua hari lalu wilayah pencarian terus dilakukan. Data dihimpun dari Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B dan SAR Mentawai, Rabu malam, menjelaskan luas pencarian yang telah dilakukan tercatat 420 NM dan jalur penyisiran 230 NM.

Kepala Kantor SAR Kepulauan Mentawai Akmal mengungkapkan, kapal SAR Ramawijaya 240 Mentawai pads radial 9° jarak 18,55 NM dari germaga Maileipet.

Dengan titik koordinat yakni, pada 01°15’50” S – 99°14’34” E, 00°54’48” S – 99°14.33″ E, 00°54’38” S – 99°22’36” E dan 01°15’52” S – 99°22’38” E, tapi hasil masih nihil.

Sedangkan area penyisiran oleh KN Sar Yudhistira 227 Padang, pada radial 278,94° jarak 51’07 NM dari Dermaga Barau Bungus Padang.

Dengan titik koordinat area pencarian, meliputi 01°15’54” S – 99°26’45” E, 00°54’42” S – 99°26.52″ E, 00°54’48” S – 99°34’31” E, dan 01°15’50” S – 99°34’31” E, akan tetapi belum membuahkan hasil.

KM Harapan Bersama merupakan kapal kargo yang saat peristiwa terjadi sedang mengangkut kopra dan manaun–komoditas unggulan masyarakat Mentawai– untuk diangkut ke pasar hasil bumi di Kota Padang.

Kapal kargo yang panjang 26 meter dan GT 180 T dinakodai oleh Zalnudin dan tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK), dan pemiliknya atas nama Andreas.(*/cpp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB