Webinar Semen Padang. Andani: Sumbar 3 Terendah Realisasi Vaksin dosis 1

Penulis -

Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar – PT Semen Padang kembali menggelar webinar tentang Covid-19. Dengan tema “Waspada Covid-19 Varian Baru”, menghadirkan Tenaga Ahli Menkes Bidang Penanganan Pandemi Covid-19 Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

Dr.dr Andani Eka Putra, M.Sc. menyampaikan bahwa kondisi Covid-19 di Sumbar sangat mengkhawatirkan. Bahkan dalam 3 hari terakhir ini, angka kasus Covid1-19 lebih dari 900 kasus per hari.

” ini merupakan suatu masalah yang disebabkan rendahnya penerapan protokol kesehatan. Kita mestinya berkomitmen bersama-sama mengatasi pandemi ini,” katanya.

Selain protokol kesehatan, rendahnya realisasi masyarakat yang divaksin, juga menjadi penyebab tingginya kasus Covid-19. Bahkan, Sumbar merupakan daerah 3 terendah realisasi vaksin dosis 1 di Indonesia.

Kemudian, tracing yang tidak berjalan optimal dan angka isolasi mandiri 70 persen, juga menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid-19.

“Sebenarnya, kita sepakat bahwa isolasi mandiri itu harus dikurangi. Untuk itu, kita berharap agar BUMN-BUMN membuka fasilitas isolasi, supaya lebih aman dan tidak menular ke yang lain. Sejauh ini, PT Semen Padang sudah memfasilitasi tempat isolasi dan kami, sangat mengapresiasinya,” ujarnya.

Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas kedokteran Unand itu juga menyebut bahwa virus Covid-19 sebenarnya tidak mematikan, berbeda dengan TBC yang angka kematiannya mencapai 5 persen dan SARS serta MERS-Cov yang angka kematiannya mencapai 10 persen.

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Sementara Covid-19, angka kematian hanya 2 persen.

“Pertanyaannya, kenapa virus Covid-19 menjadi ribut? Karena penyebarannya yang cepat dan menjadi membahayakan, sehingga menyebabkan kematian. Untuk itu, mari putus penyebaran Covid-19 dengan protokol kesehatan, tracing, isolasi pasien dan sebagainya,” kata Andani berharap.

Terkait masalah pandemi di Indonesia, Andani menyampaikan bahwa itu disebabkan oleh varian baru virus Covid-19, seperti varian Delta dan varian Beta, disamping rendahnya disiplin masyarakat.

Untuk di Indonesia, ada 761 sekuens varian yang menjadi perhatian, terdiri dari varian Alpha, varian Beta dan varian Delta yang lebih infeksius. Paling banyak, terdapat di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.

Sedangkan untuk di Sumatera, ada 9 varian yang menjadi perhatian, yaitu di Sumatera Selatan.

“Saat ini, untuk menanggulangi pandemi, pemerintah fokus pada 5 pilar penanganan pandemi, yaitu edukasi, tracing, testing dan isolasi, pelayanan di rumah sakit, penegakan hukum dan vaksinasi melalui upaya strategis,” bebernya.

Upaya Starategis Menekan Angka Penyebaran Covid 19

Upaya strategis tersebut, jelas Andani, yaitu berupaya meningkatkan tes hingga 400 ribu/hari, melakukan surveilans suspek dan tracing kontak erat dan surveilans genomik di daerah-daerah yang berpotensi lonjakan kasus Covid-19, mengerahkan tenaga cadangan seperti dokter internsip, koas dan mahasiswa kedokteran tingkat akhir.

Baca Juga :  Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Kemudian, melakukan pengetatan syarat masuk rumah sakit, meningkatkan pemantauan isolasi mandiri dengan pemanfaatan telemedicine dan alokasi vaksin 50 persen di daerah-daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi, serta menyediakan sentra vaksinasi di bandara-bandara, dan menjadikan syarat kartu vaksin bagi pelaku perjalanan.

Andani menekankan bahwa tujuan vaksin itu adalah untuk membentuk sel pengingat (memory) yang bersifat spesifik terhadap bahan atau bagian dari virus yang diberikan Jika kita diinfeksi oleh virus paska vaksinasi, maka tubuh dengan cepat akan mengidentifikasi virus yang masuk dan melawannya

Dalam pengendalian pandemi, pelaksanaan vaksinasi merupakan bagian dari proses pencapaian herd immunity (kekebalan kelompok).

“Vaksin memberikan perlindungan relatif dari kelompok populasi yang dicapai dengan mengurangi atau memutus rantai penularan agen infeksi karena sebagian besar populasi resisten terhadap infeksi melalui imunisasi atau infeksi alami sebelumnya,” kata Andani.

“Vaksinasi itu menguatkan imun secara spesifik. Kalau ada vitamin dan makanan dapat menguatkan imun, itu sifatnya general, bukan spesifik. Makanya vaksinasi ini tujuannya melindungi tubuh kita secara spesifik dari Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Sementara, Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, dalam sambutannya mengatakan, webinar ini rutin dilakukan, karena bagian dari upaya memutus rantai penularan Covid-19. Manajemen PT Semen Padang juga tidak akan bosan-bosannya dan terus berupaya agar semua keluarga besar Semen Padang Group tetap sehat dan terhindari dari Covid-19.

“Saat ini pemerintah sudah bekerja sangat keras supaya kita masyarakat Indonesia ini mampu dengan benar menghadapi pandemi yang terjadi di seluruh dunia. Untuk itu melalui webinar ini, mari bantu diri kita, keluarga kita, saudara dan tetangga kita untuk menjaga diri,” katanya.

Kondisi kasus Covid-19 saat ini, kata Yosviandri, trend-nya di Kota Padang atau Sumbar terus meningkat. Dirut mengajak peserta webinar untuk meresapi lebih dalam materi webinar yang disampaikan Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

“Pengetahuan yang disampaikan melalui webinar ini harus kita jalankan. Jangan sampai kita lengah dengan hal ini. Ingatkan juga keluarga kita untuk terus melaksanakan protokol kesehatan, karena klaster keluarga berkontribusi sangat besar dalam meningkatnya jumlah kasus Covid-19,” ujarnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini
Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau
Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:02 WIB

KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Berita Terbaru

Daerah

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:04 WIB