Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Wayoik Ciptakan Varian Produk Berbahan Kulit Asli

Dibaca : 324

Padang Pariaman – Kauih Wayoik salah satu brand produk kaos melebarkan sayap dengan menciptakan varian produk baru berbahan dasar kulit asli.

Fadhli, owner brand ini mengaku sangat optimis produknya dapat menembus pasar dengan baik. “Saat ini persaingan produk kulit di SUmbar masih didominasi produk sepatu dan sandal. Sedangkan kami main di produk dompet, tas, ikat pinggang, dan berbagai jenis kebutuhan fashion lainnya,” kata pria dengan panggilan akrab Ajo Wayoik ini.

Ajo menerangkan produk kulit yang diciptakan di bengkelnya kawasan Lubuk Alung, menggunakan bahan lokal. “Kita masih mempertahankan prinsip untuk mengutamakan penggunaan bahan lokal Indonesia. Dan dari yang sudah dijalani, sebenarnya kulit produksi Indonesia tidak kalah dengan kulit impor,” katanya.

Soal desain, produk-produk pecahan brand yang kini dilabeli Wayoik Leather Dept, lebih banyak mengamit gaya retro atau vintage. “Kita main klasik. Kita ciptakan tas vintage, sehingga kesan lifestyle retro yang kini akrab dengan semua kalangan dan usia dapat ditimbulkan ketika produk kita dipakai konsumen,” sebutnya.

Inovasi yang diterapkan pada produk tidak hanya seputar desain saja. “Kami juga bermain di wilayah pewarnaan. Saat ini kita sudah berhasil dengan baik meramu sistem pewarnaan dan penciptaan tekstur kulit dengan berbagai varian yang diharapkan dapat menarik perhatian pasar,” sebut anak Balah Hilia tersebut.

Sementara itu, soal sistem pemasaran, Ajo masih mengandalkan sistem online. “Seperti juga kaos, kami menyediakan produk jadi dan juga melayani pembuatan produk custom sesuai selera pemesan. Sebagian besar langganan kita peroleh lewat jalur online. Kalau untuk membuk toko sendiri, ini kami sedang merintis untuk membangun kedai di depan workshop,” katanya.

Ronal, salah seorang pembeli produk kulit Wayoik mengaku terkejut, dompet dan tas yang biasanya diproduksi di kawasan Jawa, kini juga diproduksi di Sumbar dengan kualitas yang dapat bersaing. “Model dan warnanya sangat beragam. Ada tekstu crazy hores yang lagi tren sekarang. Ini luar biasa. Saya biasanya dapat produk bgini di Bandung atau jogja saja, kini malah ada pula di Piaman,” terang pengusaha yang merantau ke Riau ini.

Bertahan atau tidaknya brand lokal sangat tergantung pada sokongan konsumen lokal. Kehadiran produk kulit dari Wayoik tentu akan turut memperkuat daya tawar industri kreatif Sumbar di level nasional. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top