Bola

Wawancara: Muhammad Sanjaya, Peluang Mewujudkan Impian Masa Kecil di SPFC


Keberadaan Muhammad Sanjaya dalam latihan tim Semen Padang FC, cukup menarik perhatian pecinta sepakbola Sumbar.

Dibaca : 1.2K

Padang, prokabar – Keberadaan Muhammad Sanjaya dalam latihan tim Semen Padang FC, cukup menarik perhatian pecinta sepakbola Sumbar. Beragam tanggapan dan komentar muncul, sejak aksinya dipublish akun IG resmi klub. Seolah semua pandangan tertuju padanya.

Sanjaya selama ini identik sebagai pemain futsal. Pemain kelahiran Padang 9 September 1999 bermain di klub Liga Pro SKN Kebumen dan jadi tulang punggung Timnas Futsal U-20. Selain itu, dia adalah pemain futsal terbaik Sumbar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk jadi pemain termuda di PON 2016 Jawa Barat.

Di level futsal nasional, namanya kini semakin diperhitungkan. Hanya tinggal mempertahankan dan menambah sedikit lagi level kualitasnya, dia akan menjadi pemain level elit dan bisa menjadi langganan Timnas untuk waktu yang lama, seperti halnya seniornya Randi satria.

Wajar, dengan reputasi yang sedang ranum-ranumnya itu di futsal, banyak yang terkejut ketika dia seperti hendak pindah haluan ke sepakbola.”Iya, mencoba tantangan baru, siapa tahu ada rezeki pula di sepakbola dan bisa masuk skuad Semen Padang.”ujarnya, saat dihubungi prokabar, Selasa (6/4) siang.

Sanjaya saat ini sudah menjalani dua kali latihan dengan Semen Padang FC, mengaku dihubungi oleh Semen Padang FC melalui seseorang. “Setelah saya pertimbangkan, dan minta masukan kepada senior-snior dan pembina saya di futsal, saya putuskan mencoba tantangan ini.”lanjutnya.

Dia juga mengakui, sebenarnya basic-nya memang sepakbola waktu usia dini. Dia tergabung di SSB Taruna Mandiri, sebelum berkenalan dengan futsal di Rafhely FC. Ternyata di futsal bakatnya bisa dieksplorasi dengan sempurna, sehingga menjadikannya seperti sekarang.

“Tapi dulu itu sebelum kenal futsal, cita-cita saya memang menjadi pesepakbola yang hebat. Bahkan saya punya mimpi bisa bermain di Semen Padang FC.”lanjutnya.

Sekarang peluang mewujudkan impian masa kecilnya itu terbuka. Walaupun konsekwensinya untuk sementara dia harus menepikan dunia futsal, yang jelas-jelas telah membesarkan namanya.

Pemain berpostur 179 cm ini mengakui juga, kembali ke sepakbola membuat dia harus beradaptasi lagi. Ada kesulitan memang, tapi itu justru membuatnya semakin tertantang untuk mendapatkan sentuhan terbaiknya di sepakbola.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top