Agam, Prokabar – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kecamatan Malalak, Senin Siang (24/9). Hal tersebut disebabkan curah hujan cukup tinggi dan menyebabkan 4 titik di ruas jalan Cimpago Hulu Banda dan Birah Tinggi, Jorong Jalan Bantiang Selatan, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Agam, Sumbar.
“Saat ini titik pertama jalan tersebut masih tertutup material longsor menutupi ruas jalan sekitar 7 meter, dengan ketinggian sekitar 10 meter,” ungkap Kalak BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi didampingi Kabid Kedaruratan dan Logiatik, Wahyu Bestari.
Selain itu lanjutnya, titik kedua meterial longsor menutupi ruas jalan dengan panjang lebih kurang 9 meter dengan ketinggian lebih kurang 12 meter. Titik ketiga material longsor menutupi sebagian ruas jalan sepanjang 20 meter dengan ketinggian 2 meter.
Dan titik longsor ke empat material longsor menutupi sebagian ruas dengan ketinggian berkisar 1.5 meter namun jalan masih bisa dilewati kendaraan roda dua. “Material longsor membawa tanah dan kayu menutupi badan jalan kabupaten penghubung Nagari Malalak Barat dengan Malalak Utara. Dan untuk saat ini tidak bisa dilewati kendaraan,” Ungkapnya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU untuk melakukan pembersihan menggunakan alat berat. Bersama pemerintah Kecamatan dan Nagari untuk melakukan pembersihan material longsor yang menutupi ruas jalan,” kata Kabid KL BPBD Agam, Wahyu Bestari.
Ia kembali mengatakan pembersihan akan dilanjut besok, karena kondisi tanah masih labil. Hal tersebut juga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi pada petugas.
Kalak BPBD Kabupaten Agam Muhammad LUTFI menghimbau dan mengajak masyrakat untuk lebih extra hati-hati. “Kami menghimbau masyarakat menjauhi lokasi rawan longsor dan banjir bandang. Kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah Agam, membuat kondisi bencana dapat terjadi seketika. Diminta untuk terus waspada agar terhindar korban jiwa,” Tutup Lutfi. (rud)
















