Waspada Jalur Gunsar-Lubmin, Ada 4 Titik Genangan dan Longsor

Penulis -

Rabu, 18 Agustus 2021 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara roda dua dan roda empat berjalan lambat di ruas longsor Sungai Duo, Kelurahan Lubuk Minturun, Kota Padang, Rabu (18/8)

Pengendara roda dua dan roda empat berjalan lambat di ruas longsor Sungai Duo, Kelurahan Lubuk Minturun, Kota Padang, Rabu (18/8)

Prokabar.com, Padang –  Warga yang melalui jalan pertanian Gunung Sarik menuju Sungai Lareh harus berhati-hati ketika melalui jalan ini.

Tak kurang empat titik lokasi banjir dan longsor terdapat di jalan utama yang menjadi penghubung Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah ini.

Ruas pertama adalah di depan toko bangunan Tina DR. Di ruas ini, banjir sempat mencapat lutut hingga paha orang dewasa. Belasan rumah terendam.

Baca Juga :  Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

“Tadi banjir pada waktu isya mencapai lutut hingga paha orang dewasa. Meski banjir jalan aru ini hanya sepanjang sepuluh meter, tapi pengendara kesulitan melalui jalan. ”

“Air juga sempat masuk ke toko bangunan ambo,” sebut Darman (53), Rabu (18/8).

Air menggenangi ruas jalan ini akibat meluapnya sungai batang guo. Saat ini genangan air sudah mulai menyusut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Titik kedua adalah di ruas jalan lolo gunung sarik. Persisnya tiga puluh meter sebelum perumahan Nurul Haq.

Banjir 20 sentimer menggenangi jalan. Berikutnya adalah longsor di ruas jalan menuju komplek korem.

Tepatnya 100 meter sebelum komplek korem. Material tanah naik ke badan jalan, akibat meluapnya aliran bandar atau drainase di kawasan kampung Lubuk Gajah ini.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Terakhir adalah longsor di Sungai Duo atau tepatnya seratus meter dari komplek Safa Marwa.

Longsoran tanah mencapai panjang seratus meter. Hingga kini material tanah masih memenuhi jalan. Arus lalu lintas dibantu warga sekitar. Listrik pun telah dipadamkan oleh PLN.(adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Berita Terbaru