Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Waspada Campak Jerman Bagi Ibu Hamil

Dibaca : 283

Mataram, Prokabar – Measles Rubella (MR) atau yang dikenal dengan Campak German pertama kali ditemukan abad 18. Wabah ini memuncak sekitar tahun 1941 dan mulai terkontrol di tahun 1980-an dan 1990-an. Pada anak dan dewasa muda hanya terjadi gejala ringan. Tetapi pada ibu yang tengah hamil muda dapat menimbulkan kecacatan pada bayi.

Hal tersebut kembali diingatkan oleh Dr. Hindra Irawan Satari, dr., M.Trop.Paed dalam acara Advokasi Sosialisasi dan Koordinasi dalam rangka kampanye dan introduksi Measles Rubella (MR) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/7)

“Bayi yang dikandung Ibu yang terserang Campak German ini akan mengalami kecacatan pada mata, pendengaran, hingga menyebabkan bayi terlahir dalam keadaan lemah jantung,” jelas Dr. Hindra.

Campak German dapat dicegah melalui VAKSIN RUBELLA, tergabung dengan Measles, Mumps (MMR). Biofarma MR, dan pemberian Live virus vaccine (vaksin hidup).

Dikarenakan bahaya yang ditimbulkan oleh campak german pada ibu hamil dan bayinya, pemerintah Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar penyakit ini dapat dieliminasi dari Indonesia di tahun 2020 mendatang. Di NTB sendiri, eliminasi campak dan MR telah mencapai 95 %. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top