Warga Ulakan Minta Pemasangan Batu Grib Dipercepat

Penulis -

Minggu, 26 April 2020 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Warga Nagari Manggopo Palak Gadang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman harapkan penanganan abrasi pantai yang melanda daerah itu.

Warga memintah Pemerintah secepatnya melakukan pemasangan batu grib atau batu pemecah ombak disepanjang bibir pantai ulakan. Jika tidak abrasi akan terus meluas mengikis tanah masyarakat serta mengancam Pemakaman Umum dilokasi itu.

Tahar (65) warga Ulakan menyebut, abrasi pantai sudah terjadi cukup lama dan masih berlangsung sampai sekarang. Bahkan sepanjang tahun 2020 ini lebih dari 20 meter tanah masyarkat sudah terkikis air laut.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

”Disini dulu terlihat banyak pohon pinus berjejer disepanjang bibir pantai kini sudah tidak terlihat lagi, semuanya masuk kelaut. Begitupun dengan warung makanan juga tidak luput dari ancaman abrasi dan bahkan jika tidak cepat ditasi Pemakaman Umum yang ada dilokasi itu juga akan terkikis air laut,” sebut Tahar, Minggu (26/4/20).

Sementara itu Wali Nagari Manggopo Palak Gadang Ulakan Syofyan, juga membenarkan kondisi itu. Dimana abrasi pantai terus mengikis tanah milik masyarakat. menurut Syofyan, abrasi semakin parah karena imbas dilakukanya pemasangan batu grib sebelumnya dibeberapa titik dilokasi itu. Sehingga berimbas kebagian Utara Pantai Ulakan yang belum terpasang batu grib.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

”Benar, abrasi ini imbas dari pemasangan batu grib sebelumnya, karena diketahui bahwa beberapa tahun lalu pantai Ulakan dilanda abrasi yang cukup parah. Setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya beberapa titik saja yang baru bisa dipasang batu grib, sehingga berdampak teradap bibir pantai yang belum terpasang batu grib,” sebut Syofyan yang dihubungi Prokabar melalui telpon genggamnya, (26/4).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selain itu, Syofyan juga menyebut dari informasi yang ia diterima, sudah ada anggaran untuk pemasangan batu grib dari pemerintah untuk untuk pantai Ulakan. Bantuan itu bersmaan dengan anggaran pemasangan batu grib di daerah pasir baru yang sudah selesai dikerjakan, namun untuk pantai ulakan sampai sekarang belum kunjung dilakukan.

Syofyan mengaku tidak mengetahui pasti penyebab belum dipasagnya batu grib di pantai Ulakan itu. Ia berharap Pemerintah secepatnya melakukan pemasangan batu grib, agar pantai Ulakan aman dari abrasi.(syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB