Warga Ulak Karang Selatan Kadukan Pembebasan Lahan Pada Azwar Siry

Penulis -

Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Padang, Prokabar – Warga Kelurahan Ulak Karang Selatan khususnya Jalan Bahari mengadu ke anggota DPRD Kota Padang Azwar Siry. Mereka meminta anggota dewan mencarikan solusi bagi mereka terkait rencana pembebasan lahan guna perbaikan jalan pantai.

Masyarakat mengaku resah terkait pembebasan lahan itu, yang artinya mereka akan tergusur. Sementara sebagian besar warga di kawasan itu banyak yang merupakan keluarga kurang mampu.

Hal itu terungkap saat Ketua Komisi IV DPRD Padang itu menyambangi kawasan Jalan Bahari, Kelurahan Ulak Karang Selatan, kemarin.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dalam kesempatan itu, salah seorang toko masyarakat mengusulkan agar dibuatkan rumah susun sewa (Rusunawa) di kawasan itu, sebab bila mereka digusur tanpa ada solusi, apalagi bisa terpaksa pindah jauh dari pantai.

“Kalau pindah jauh dari pantai, tentunya kami akan kesulitan karena hampir seluruh warga disini adalah nelayan yang kehidupannya bergantung dari laut. Makanya kami minta agar dibuatkan Rusunawa di sekitaran kawasan Ulak Karang Selatan ini,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menyikapi hal itu, Azwar Siry mengatakan akan coba mempelajari persoalan itu. Karena anggaran pembebasan lahan dan pembangunan jalan pantai itu adalah dana pusat, tentunya kebijakannya ada di tingkat pusat atau minimal tingkat provinsi.

“Namun saya yakin, pemerintah tentunya tidak akan begitu saja menggusur masyarakat tanpa ada solusi. Kita akan coba bicarakan dengan pihak terkait,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain soal penggusuran, masyarakat juga meminta agar peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Terkait hal itu, Azwar Siry mengatakan pihaknya akan mencoba menyalurkan bantuan sosial (bansos). Namun hal itu tentunya terkait juga dengan data penerima bansos yang dimiliki Pemko.

“Kita akan minta data itu dimutakhirkan sehingga masyarakat yang menerima benar-benar yang layak menerima dan perekonomian mereka bisa terangkat,” pungkasnya.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB