Padang, Prokabar – Warga Kelurahan Ulak Karang Selatan khususnya Jalan Bahari mengadu ke anggota DPRD Kota Padang Azwar Siry. Mereka meminta anggota dewan mencarikan solusi bagi mereka terkait rencana pembebasan lahan guna perbaikan jalan pantai.
Masyarakat mengaku resah terkait pembebasan lahan itu, yang artinya mereka akan tergusur. Sementara sebagian besar warga di kawasan itu banyak yang merupakan keluarga kurang mampu.
Hal itu terungkap saat Ketua Komisi IV DPRD Padang itu menyambangi kawasan Jalan Bahari, Kelurahan Ulak Karang Selatan, kemarin.
Dalam kesempatan itu, salah seorang toko masyarakat mengusulkan agar dibuatkan rumah susun sewa (Rusunawa) di kawasan itu, sebab bila mereka digusur tanpa ada solusi, apalagi bisa terpaksa pindah jauh dari pantai.
“Kalau pindah jauh dari pantai, tentunya kami akan kesulitan karena hampir seluruh warga disini adalah nelayan yang kehidupannya bergantung dari laut. Makanya kami minta agar dibuatkan Rusunawa di sekitaran kawasan Ulak Karang Selatan ini,” katanya.
Menyikapi hal itu, Azwar Siry mengatakan akan coba mempelajari persoalan itu. Karena anggaran pembebasan lahan dan pembangunan jalan pantai itu adalah dana pusat, tentunya kebijakannya ada di tingkat pusat atau minimal tingkat provinsi.
“Namun saya yakin, pemerintah tentunya tidak akan begitu saja menggusur masyarakat tanpa ada solusi. Kita akan coba bicarakan dengan pihak terkait,” katanya.
Selain soal penggusuran, masyarakat juga meminta agar peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Terkait hal itu, Azwar Siry mengatakan pihaknya akan mencoba menyalurkan bantuan sosial (bansos). Namun hal itu tentunya terkait juga dengan data penerima bansos yang dimiliki Pemko.
“Kita akan minta data itu dimutakhirkan sehingga masyarakat yang menerima benar-benar yang layak menerima dan perekonomian mereka bisa terangkat,” pungkasnya.(mbb)
















