Pessel, Prokabar – Memasuki pergantian tahun sejumlah toko emas di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), ramai dikunjungi warga untuk membeli emas. Sebab harga emas saat ini sedang turun.
Pantauan Prokabar.com Rabu (12/12) di sejumlah pasar yakni pasar Kecamatan XI Koto Tarusan dan Pasar Baru, Kecamatan Bayang, sejumlah warga ramai-ramai membeli emas perhiasan.
“Dalam beberapa hari ini mulai turun, meski sempat turun-naik. Saat ini lebih banyak yang membeli emas dibanding yang menjual,” kata salah seorang pemilik toko emas Adelta di Pasar Tarusan, Een (43).
Warga setempat memang masih menganggap emas sebagai perhiasan yang paling berharga dibanding lainnya.
Karena itulah, transaksi emas diyakini akan selalu tinggi dan harga cenderung akan meningkat dari tahun ke tahun.
Saat ini harga emas Rp1,43 juta per satu emas sebelumnya Rp1,45 juta per satu emas, artinya mengalami penurunan satu emasnya Rp20 ribu, jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai alasan warga terkait kecenderung membeli emas saat ini. Ada yang membeli dalam bentuk perhiasan untuk dipakai dan ada pula yang ingin menyimpannya sebagai investasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan siap dijual saat harga kembali naik.
“Kalau saya memang investasinya emas. Kalau pas ada uang, apalagi harga turun seperti sekarang, ya beli emas. Satu emas juga tidak ada masalah, kan lumayan untuk menabung, karena harga emas jarang anjlok,” kata salah seorang warga Tarusan, Ayu (26),(min)
















