Daerah

Warga Pesantren Hidayatullah Mentawai Diberikan Pelatihan Oleh Yayasan Semen Padang


“Warga pesantren diajarkan dengan menggunakan bahan baku khas mentawai yang mudah ditemukan dan banyak disekitar”

Dibaca : 103

 

Mentawai, Prokabar- Yayasan Semen Padang melalui program CSR, memberikan pelatihan terhadap santriwati dan pengurus wanita di pesantren hidayatullah Mentawai. Ketua Pelaksana pelatihan dari Yayasan Semen Padang, Misratin mengungkapkan, pelatihan yang diberikan dalam bentuk pelatihan membuat kue.

“Kegiatan ini merupakan program kegiatan sosial/ CSR dari Yayasan Semen Padang kepada masyarakat Mentawai yang ada di pesantren Hidayatullah,” ujar wanita yang kerap disapa Ira ini.

Ira mengungkapkan, tujuan dari pelatihan tersebut agar pengurus yang mengurus pesantren dapat mengembangkan usaha dengan membuat kue dan jajanan pasar. sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hal itu.

Warga pesantren diajarkan dengan menggunakan bahan baku khas mentawai yang mudah ditemukan dan banyak disekitar mereka seperti pisang, singkong dan keladi.

Pada kesempatan tersebut, Yayasan Semen Padang juga memberikan bantuan peralatan memasak, kemasan dan peralatan, serta bahan pendukung pembuat kue.

“Sebenarnya, warga di pesantren telah memiliki berbagai peralatan membuat kue yang cukup lengkap dan bagus namun mereka kurang memiliki ilmu yang cukup dalam membuat kue, sehingga peralatan tersebut sangat jarang digunakan. Sayang sekali jika peralatan-peralatan itu tidak digunakan dan dimanfaatkan,” ujar Ira yang juga merupakan owner dari Danika Cake yang berlokasi di Kota Padang itu.

Sementara itu, salah saorang pengelola pesantren Hidayatullah Mentawai, Rosetta (35) yang juga guru di sekolah tersebut mengungkapkan bahwa ia merasa senang sekali dengan pelatihan yang diadakan oleh Yayasan Semen Padang. Ia merasa terharu dengan adanya pihak-pihak yang peduli dengan mereka dengan cara mengajarkan mereka membuat kue.

“Kami beserta segenap peserta pelatihan membuat kue mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Semen Padang atas kesempatan dan tenaga yang disisihkan untuk kami. Apa yang dilakukan kepada kami membuat kami merasa masih ada yang benar-benar peduli kepada kami” ujar Ros yang merupakan warga asli Mentawai.

Ia berharap agar ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut tidak berhenti sampai dimereka saja. Dalam rencananya, ia bakal mengajarkan ilmu pembuatan kue ini kepada seluruh murid-murid di pesantren sehingga nantinya akan ada penerus dalam membuat kue dan jajanan pasar sesuai yang telah diajarkan kepada generasi-generasi selanjutnya. (rls/eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top