Tanah Datar, Prokabar – Puluhan warga dan dan komunitas penembak melakukan perburuan terhadap monyet hingga ke hutan di Jorong Patir Kenagarian Situmbuak, Kecamatan Salimpauang, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (17/02).
Perburuan ini dilakukan karena hewan ini dianggap kerap merusak padi dan hasil ladang milik petani sekitar.
Dalam perburuannya, warga mempersenjatai diri dengan senapan angin dan juga membawa beberapa ekor anjing. Warga menelusuri hutan yang diduga sebagai lokasi tempat monyet monyet tersebut bersarang.
Wali jorong patir mengatakan, jika perburuan yang dilakukan itu karena warga merasa kesal dengan hama monyet yang kerap merusak dan memakan hasil ladang petani. Akibat serangan hama monyet itu, sebagian petani harus menanggung kerugian materil hingga jutaan rupiah.
“Membasmi monyet ini karena telah terlalu mengganggu masyarakat. Dan perburuan ini pun, merupakan permintaan lansung dari masyarakat. Cabe, buncis dan kacang kacangan milik petani sering dimakan. Hama monyet juga merusak padi,“ ucap Dafes
Dafes menambahkan jika serangan hama monyet ini telah berlansung sejak beberapa bulan lalu. Nmun karena saat ini musim bercocok tanam, hama monyet seolah semakin menjadi jadi dengan merusak padi milik warga.
Roni, salah seorang warga jorong Patir mengatakan jika sebelum dilakukannya perburuan dengan senjata angin, petani yang hendak ke ladang atau ke sawah mesti membawa mercon. Hal ini dilakukan agar monyet monyet tersebut lari ke hutan dan tidak lagi mengganggu.
“Kemarin, petani yang hendak ke ladang mesti membawa mercon. Begitu melihat monyet, mercon tersebut diledakan, dan monyet tersebut lari ke hutan. Sepeninggal petani, ya dirusak dan dimakan lagi hasil ladangnya,” ujarnya.(eym)
















