Pasaman, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pasaman sedang membahas pemberian label Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH). Ini seperti yang disarankan pemerintah pusat.
Disambut baik masyarakat, bila ini terlaksana. Supaya lebih mudah masyarakat lainnya memantau manfaat program ini apakah tepat sasaran dan bagaimana perkembangan kondisi perekonomian penerima bantuan.
“Wacana tersebut sangat baik. Bahkan kalau tidak salah sudah diterapkan di sejumlah daerah. Dengan adanya label itu masyarakat umum akan lebih mudah mengetahui siapa saja penerima bantuan PKH itu. Tepat sasaran atau tidak,” kata Yulisman, salah satu warga Pasaman, Kamis (20/6).
Menurut Yulisman, dengan adanya wacana itu setidaknya setiap penerima PKH yang memang tidak layak menerima bisa sadar diri dan menyerahkannya kepada yang calon penerima yang lebih berhak.
Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Weldi yang menilai wacana Kemensos itu akan lebih menilai tingkat efektivitas penerima program PKH saat ini.
“Jadi program PKH ini jelas bisa dinilai masyarakat umum memang tepat sasaran. Kemudian kepada penerima yang memang keadaan ekonominya layak, bisa dengan sadar bahkan didorong untuk mengundurkan diri. Disamping itu kita juga bersama pemerintah akan lebih mudah memantau progres atau perkembangan ekonomi si penerima usai mendapatkan dana PKH itu,”kata Weldi.
Weldi juga berharap kepada Pemerintah kembali menyeleksi penerima program PKH yang saat ini dirasa sudah tidak layak lagi menjadi penerima. (Ola)
















