Pasaman, Prokabar – Korban pengeroyokan yang terjadi di rumah makan Sapayuang, Kabupaten Lima Puluh Kota yang sempat vira di Media Sosial (medsos) ternyata warga Aia Manggis, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.
Korban yang bernama Perli (29), merupakan sopir travel. Ia di keroyok oleh para pelaku berjumlah sembilan orang yang merupakan warga Pekan Baru, Riau pada Selasa (31/3) dini hari sekitar pukul 02.00 wib.
Informasi yang berhasil dirangkum Prokabar dari keluarga korban, kejadian bermula ketika teman korban yang bernama Afis sesama sopir travel Pekan Baru – Pasaman terlibat cekcok di tengah jalan bersama para pelaku.
“Beberapa saat setelah pertengkaran terjadi, korban datang hanya ingin menanyakan apa yang telah terjadi antara para pelaku dengan temannya sesama sopir travel. Mungkin para pelaku tidak senang terhadap korban, lalu mereka mengeluarkan kunci roda hendak menghajar Ferli,” terangnya.
Mengetahui kejadian itu, korban langsung pergi dan berhenti di rumah makan sapayuang, Lima Puluah Kota untuk istirahat bersama dengan penumpang supir travel miliknya.
“Entah apa yang ada dibenak para pelaku, mereka kembali menemyi korban dan langsung menganiaya dengan cara mengeroyok hingga membuat korban tak sadarkan diri. Setelah itu para pelaku langsung pergi meninggalkan korban yang penuh luka lebam dan kepala mengalami luka robek hingga dijahit,” geram keluarga korban.
Setelah itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Pangkalan dan divisum.
“Kita telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pangkalan, namun sayangnya para pelaku sekarang telah dilepaskan pihak kepolisian tanpa alasan yang jelas,” kesalnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik itu dari Polsek Pangalan maupun Polres Lima Puluah Kota. (RH)
















